KLATEN, TERASMEDIAGO.ID – Sebanyak 157 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten, Jawa Tengah, menerima remisi umum dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke- 81.
Pemberian Surat Keputusan remisi umum diserahkan secara simbolis oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo dan Kepala Lapas Kelas IIB Klaten, Andik Dwi Saputro, Senin (17/8/2026).
Para warga binaan menerima remisi antara satu bulan sampai enam bulan. Kasus yang dilakukan yaitu narkoba, melanggar perlindungan anak, pencurian, dan kasus melanggar UU Kesehatan. Namun yang paling banyak pelanggaran UU Perlindungan Anak.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo mengucapkan banyak terimakasih kepada Kalapas Klaten yang telah mengadakan seremoni pemberian remisi ini.
Kepada warga binaan bupati berpesan, agar selalu mematuhi peraturan yang ada. Untuk yang menerima remisi bupati berharap bisa untuk penyemangat menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
“Saya ucapkan selamat untuk para warga binaan di Lapas Kelas IIB Klaten yang telah menerima remisi umum. Dengan remisi ini semoga bisa menambah semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Sehingga bila ke depannya sudah keluar dari Lapas, bisa kembali kepada keluarga dan masyarakat dengan baik,” kata bupati.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Klaten, Andik Dwi Saputro menjelaskan, tahun ini ada 157 warga binaan yang menerima remisi umum dan 150 lainnya tidak menerima remisi karena statusnya masih tahanan sehingga belum memenuhi syarat.
“Yang kami usulkan menerima remisi ada 157 warga binaan dan 150 lainnya belum menerima remisi karena belum memenuhi syarat,” jelas Andik.
Tahun ini, lanjut Andik, pemberian remisi lebih banyak dibanding tahun lalu.
Dengan perincian, warga binaan yang menerima remisi satu bulan sebanyak 55 orang, 2 bulan ada 29 orang, remisi 3 bulan ada 56 orang, remisi 4 bulan 10 orang, remisi 5 bulan 5 orang, dan remisi 6 bulan ada 2 orang.
“Tahun ini semua mendapat remisi umum, sehingga tidak ada warga binaan yang langsung bebas,” ujar Andik.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati diajak melihat hasil karya warga binaan. Ada yang membuat parcel, handicraft dari kayu, dan kerajinan untuk permainan anjing.
Semua itu hasil karya warga binaan di bawah asuhan unit pembinaan kemandirian Lapas Klaten.
Bahkan dalam waktu dekat, kerajinan alat untuk permainan anjing tersebut, akan eksport ke Inggris. (Hasna)


