Beranda Berita Bupati Buka Acara Musda VIII Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Kendal di Pendopo...

Bupati Buka Acara Musda VIII Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Kendal di Pendopo Tumenggung Bahurekso

82
0
Bupati sedang memukul gong.(Foto:SJ/SPW)

KENDAL, SAPAJATENG.ID-Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari membuka acara Musyawarah Daerah(Musda) VIII Ikatan Bidan Indonesia(IBI) Kabupaten Kendal di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda, Kendal, Sabtu(26/07/2025).

Bupati menyambut baik dan mengapresiasi kepada IBI Kendal dan semua pihak terkait atas terlaksananya Musda ini, sebagai wadah silaturahmi dalam upaya untuk menjaga serta meningkatkan eksistensi melalui konsolidasi organisasi.

Bupati juga menyampaikan, bahwa bidan merupakan salah satu ujung tombak dalam pelayanan kesehatan dasar dan sangat menentukan dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

Selain itu, peran bidan juga meningkatkan derajat kesehatan keluarga secara menyeluruh. Sehingga peran dan kontribusi para bidan khususnya yang ada di Kabupaten Kendal ini sangat penting.

“Peran yang strategis ini, menuntut bidan tidak hanya menjadi tenaga medis yang handal saja, tetapi juga sebagai pendamping dan edukator bagi ibu dan keluarga dalam menjaga kesehatan sejak masa kehamilan, persalinan hingga masa nifas dan tumbuh kembang anak,” ungkap bupati.

Oleh karena itu, lanjut bupati, keberadaan IBI Kabupaten Kendal sangat penting sebagai wadah organisasi yang membina profesionalisme, meningkatkan kompetensi dan juga memperkuat solidaritas bersama bidan.

“Melalui Musyawarah Daerah Cabang ini, kita semua berharap ketua pengurus IBI Kendal yang terpilih nanti, akan dapat memimpin anggotanya semakin maju dan adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan serta mampu menjawab tantangan zaman dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” beber bupati.

Bupati berkomitmen, akan terus mendukung peningkaran kapasitas kesejahteraan bidan yang ada di Kabupaten Kendal.

“Untuk sementara ini, bidan di Kabupaten Kendal belum bisa praktek mandiri. Maka dari itu, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, agar kembali memproses supaya bidan- bidan yang ada di Kabupaten Kendal ini, bisa membuka praktek mandiri lagi,”ujar bupati.

Bupati berharap, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kendal, Provinsi dan pemangku kepentingan, dapat terus terjalin, sehingga pelayanan kesehatan dasar khususnya pelayanan ibu dan anak bisa semakin optimal dan merata di seluruh penjuru Kabupaten Kendal,” harapnya.

Melalui momen ini, bupati mengajak seluruh bidan yang ada di Kendal khususnya, bisa meluruskan niat dalam bekerja dan bersinergi dengan penuh optimisme sebagai bentuk ibadah atas keridhoan Allah Subhanahu Wata’ala.

Wakil Ketua I, IBI Siti Fatonah berharap bahwa, melalui Musda IBI ini, Bupati Kendal bersama Dinas Kesehatan Kendal bisa merevisi peraturan yang lama berkaitan dengan praktek mandiri bagi bidan.

“Kami berharap, bidan bisa membuka praktek lagi seperti dahulu yakni bisa memberikan pelayanan persalinan kepada masyarakat,”harapnya.

Terkait dengan hasil musda IBI ini, pihaknya tetap akan membina kepada semua anggota dan menstandarkan pelayanan kesehatan sesuai dengan undang- undang yang berlaku.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini