Beranda Berita Utama Ini Kata Bupati, Anggaran Akan Dinaikkan untuk Atasi Sampah

Ini Kata Bupati, Anggaran Akan Dinaikkan untuk Atasi Sampah

67
0
Suasana Bersatu Siaga.(Foto:SJ/ SPW)

KENDAL, SAPA Jateng.id-Empat bulan berjalan sejak tanggal 25 April 2025 lalu hingga sekarang, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari setiap hari Jumat pagi, melakukan kegiatan Bersatu Siaga( Bersih Desa Tampung Aspirasi Warga) dengan cara berpindah- pindah dari desa satu ke desa lainnya.

Kali ini, Jumat 22 Agustus 2025, Bersatu Siaga dilakukan di depan rumah salah satu warga Dusun Karangsari, Desa Sarirejo Kecamatan Kaliwungu.

Di hadapan puluhan warga yang hadir, bupati mengatakan, bahwa kegiatan Bersatu Siaga ini tak lain untuk memberikan pemahaman terkait arti pentingnya dari kebersihan lingkungan dan juga untuk menampung apa saja permasalah yang ada di masing – masing desa.

Dengan program Bersatu Siaga ini, bupati berharap masyarakat bisa secara langsung menyampaikan unek- unek atau permasalah yang terpendam yang selama ini belum bisa disampaikan kepada pihak manapun termasuk pemerintah daerah.

Disinggung terkait permasalahan sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada di Desa Darupono Kaliwungu Selatan maupun yang ada di sejumlah kabupaten/ kota lain, bupati mengatakan bahwa, beberapa hari lalu pihaknya mengikuti rapat dengan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) membahas terkait penanganan sampah.

Di acara rapat tersebut, muncul pembahasan anggaran untuk mengatasi permasalahan sampah di masing kabupaten/ kota di Jawa Tengah.

“Pak Gubernur bilang, bahwa penanganan sampah menjadi prioritas dan pemerintah kota agar menaikan anggaran. Untuk Kabupaten Kendal sendiri, anggaran penanganan sampah akan kami masukan di APBD tahun 2026 nanti,”ungkap bupati.

Bupati menegaskan, kalau hanya mengandalkan anggaran dari pemerintah pusat, dalam kondisi satu tahun terakhir ini, belum tentu bisa mendapatkan anggaran seperti yang ada di Kota Malang, yang bisa mencapai puluhan miliar.

“Di Malang mendapat anggaran puluhan miliar itu kan sudah beberapa tahun lalu. Maka akan berbeda dengan situasi sekarang ini, hampir merata setiap kabupaten terkena efisiensi anggaran. Hanya saja, memang sekarang setiap kabupaten diperintahkan menaikan anggaran untuk mengatasi permasalahan sampah,”terang bupati.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini