
KLATEN, TERASMEDIAGO.ID – Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) Ibnu Abbas Klaten kembali menorehkan prestasi membanggakan.
Lembaga pendidikan Islam unggul yang berlokasi di Kabupaten Klaten ini resmi menerima Anugerah Pendidikan 2025 dari Radar Solo, pada Selasa, 28 Oktober 2025, dengan kategori TOP Pesantren Tahfidz dan Akademik Terpadu.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap konsistensi dan inovasi PPTQ Ibnu Abbas Klaten dalam mengembangkan model pendidikan terpadu, yang tidak hanya menekankan penguasaan Al-Qur’an, tetapi juga prestasi akademik dan karakter santri yang berdaya saing global.
Demikian dijelaskan Direktur PPTQ Ibnu Abbas Klaten, KH Muhammad Uqbah Lc MH, saat menggelar jumpa pers bersama jurnalis, Kamis (30/10/2025).
“Ini bentuk amanah sekaligus pengingat agar kami terus memperkuat sinergi antara nilai-nilai Qur’ani, keunggulan akademik, dan pengabdian masyarakat,” ujar KH Muhammad Uqbah.
Dalam penghargaan ini, PPTQ Ibnu Abbas Klaten, lanjut Ustadz Muhammad Uqbah, harus bersaing dengan 200 Ponpes yang ada di Solo Raya, lalu mengerucut menjadi 21 nominasi.
“Penilaiannya berdasarkan apa, kami tidak tahu detailnya. Namun yang jelas, dari segi prestasi, PPTQ Ibnu Abbas sudah tidak perlu diragukan lagi,” kata Ustadz Muhammad Uqbah.
Inilah deretan prestasi Santri dan Mahasantri selama kurun waktu tahun 2023 sampai September 2025.
Prestasi Kejuaraan Hingga Tingkat Internasional, di bidang Sains, Sastra, Pramuka, Olahraga, Tilawatil Qur’an, dan Teknologi
Ditambah 32 Kejuaraan Nasional dan Internasional yaitu 67 Kejuaraan Provinsi, 108 Kejuaraan Kabupaten/Kota.
Selain itu, ditambah 318+ Kejuaraan tingkat se-Jawa & Bali, se-Pulau Jawa, Cabdin V Jawa Tengah, Solo Raya, Kawedanan dan Kecamatan.
Ada juga prestasi untuk capaian Tahfizh Memukau Santri dan Mahasantri, ada 20 Penerima Sanad, 28 Teruji 30 Juz Al-Qur’an,161 Khatam Ziyadah 30 Juz Al-Qur’an
PPTQ Ibnu Abbas Klaten bernaung di bawah Yayasan Ibnu Abbas Klaten, sebuah lembaga yang berawal dari Islamic Center Ibnu Abbas. Yayasan ini resmi berdiri pada 2003 atas gagasan KH Dr Muhammad Muinudinillah Basri MA, sebagai muassis dan inisiator, dengan dukungan penuh dari Ustaz Dr. Setiawan Budi Utomo, Ustaz Achmad Yusuf, dan Ustaz Nurwahid.
Keempat tokoh ini dikenal sebagai para pendiri sekaligus peletak dasar nilai dan identitas dakwah Yayasan Ibnu Abbas Klaten, yang berorientasi pada pembinaan umat, penguatan akidah ahlus sunnah wal jama’ah, serta pendidikan Islam yang berwawasan global.
Sejalan dengan semangat tersebut, pada 2007, lahirlah PPTQ Ibnu Abbas Klaten dengan visi besar menjadi lembaga pendidikan unggul yang melahirkan genarasi Qur’any, rabbany, ulul albab,dan berakhlak mulia.
Dalam perjalanannya, PPTQ Ibnu Abbas Klaten telah menorehkan berbagai prestasi nasional hingga internasional di bidang tahfidz, akademik, dan sebaran alumni di berbagai kampus favorit. Kolaborasi antara penguasaan ilmu agama dan sains menjadi kekuatan utama pesantren ini dalam membentuk profil santri yang berkarakter dan berdaya saing.
KH Muhammad Uqbah Azis menegaskan bahwa penghargaan dari Radar Solo ini bukanlah capaian akhir, tetapi momentum untuk memperkokoh komitmen dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.
“Kami berharap, penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika dan santri agar terus berinovasi, berprestasi, serta berkhidmah bagi umat dan bangsa,” tambahnya.
Lulusan Santri dari PPTQ Ibnu Abbas Klaten ini, banyak diterima di Perguruan Tinggi Top tanah air. Antara lain di UNS, UGM, UNDIP, UNAIR, ITS, UII, dan lain-lain. (Hasna)








