Beranda Berita Utama PT TWC Borobudur Prambanan dan Ratu Boko Sudah Meresmikan 52 Bantuan Rumah...

PT TWC Borobudur Prambanan dan Ratu Boko Sudah Meresmikan 52 Bantuan Rumah Layak Huni

140
0

KLATEN, TERASMEDIAGO.ID – PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko melalui InJourney Destination Management (IDM), telah meresmikan 52 bantuan Rumah Layak Huni di Magelang dan Prambanan.

Salah satu rumah bantuan yang sudah baru saja diresmikan yaitu Rumah Layak Huni untuk Hermiyati di Dukuh Kwaron, Desa Kebondalem Kidul, Prambanan, Klaten, Kamis (15/01/2026).

Hadir dalam peresmian tersebut Febrina Intan (Direktur Utama IDM), Muhammad Tri Andhika (Komisaris Utama), Gistang Richard Panutur (Direktur Komersial), Camat Prambanan Rasidi, Staff Ahli Bupati Joko Istanto, Muh Anwar Shodiq (Disperakim) dan tamu undangan lainnya. Ikut hadir warga sekitar.

Dalam sambutannya, Muhammad Tri Andhika mengatakan, bahwa bantuan bedah rumah ini merupakan salah satu program dari CSR tanggung jawab sosial dan lingkungan PT TWC untuk 52 Rumah Layak Huni. Program ini sudah berjalan sejak tahun 2016.

Thema untuk tahun 2026 ini berdaya dan tahun 2025 berdampak.

“Ini salah satu wujudnya keberdayaan masyarakat melalui program renovasi rumah ini,” jelas Andhika.

Untuk kriteria penerima manfaat, lanjut Andhika, pihaknya berkoordinasi dengan pejabat setempat, karena dianggap lebih tahu kondisi warganya.

“Bantuan renovasi rumah ini senilai Rp 50 sampai Rp 60 juta, karena harus rombak total,” tutur Andhika.

Febrina Intan menambahkan, dalam hari yang sama pihaknya juga harus meresmikan Rumah Layak Huni di Magelang.

Dirinya berharap, semoga pemberdayaan atau kebermanfaatan ini diutamakan untuk masyarakat yang berada di sekitar destinasi TWC.

“Rumah ini semula kondisinya sangat kurang layak, lalu dirombak total. Yang semula tak punya kamar, hanya satu petak ruangan, kini ada dua kamar, ruang tamu, kamar mandi, dan dapur,” kata Febri.

Untuk di Borobudur, lanjut Febri, kondisinya sangat mengenaskan. Ada keluarga tidur sama kambing, beratapkan seng, tidak ada tembok adanya dari triplek.

“Ke depan, harapan kami, TWC akan terus memberikan dampak kepada masyarakat. Karena apa yang kami lakukan selama ini, berujung manfaat buat sesama,” ucap Febri.

Penerima manfaat, Hermiyati, mengaku sangat bersyukur dan berterimakasih karena telah dibantu PT TWC serta warga sekitar yang gotong royong membangun rumahnya.

Selama ini, ia bersama suami dan 3 orang anak, tidur dalam satu petak ruangan.

“Rumah kami tidak punya kamar, tidurnya jadi satu. Kamar mandipun kami nebeng pada saudara sebelah,” kata Hermiyati.

Anak sulung mereka kini sudah besar, duduk di bangku SMP dan sering merengek minta dibuatkan kamar sendiri. Tapi uang untuk merenovasi rumah tidak ada. Suaminya, Indra Purwanto, bekerja serabutan di Yogyakarta, sedang Hermiyati sendiri usaha kecil-kecilan laundry dan menyetrika.

“Alhamdulillah, kami sekeluarga sangat senang, sudah dibuatkan rumah. Nanti di sekitar rumah akan kami tanami sayur dan beternak,” kata Hermiyati.

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo yang diwakili staff ahli Joko Istanto sangat mengapresiasi dengan semua yang dilakukan pihak TWC.

“Dalam mengentaskan kemiskinan, bukan hanya tugas pemerintah saja, namun juga tugas berbagai pihak, salah satunya PT TWC. Kami sangat mengapresiasi dengan semua yang dilakukan PT TWC untuk kebaikan masyarakat Klaten,” kata Joko.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Klaten (Disperakim) Muh Anwar Shodiq mengatakan, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Klaten untuk saat ini masih ada 7000 dan direncanakan berkurang setiap tahunnya. (Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini