Beranda Berita Utama Bupati Sukoharjo Berikan Bantuan Sosial dari Baznas kepada Ratusan Mustahik

Bupati Sukoharjo Berikan Bantuan Sosial dari Baznas kepada Ratusan Mustahik

27
0

SUKOHARJO, TERASMEDIAGO.ID – Sebanyak 131 mustahik menerima bantuan sosial dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sukoharjo, Jawa Tengah. Penyerahan bantuan diberikan secara simbolis oleh Bupati Etik Suryani di lobi kantor Bupati Sukoharjo, Kamis (7/5/2026).

Total bantuan senilai Rp278 juta. Bantuan tersebut bagian dari empat program utama Baznas Sukoharjo, yaitu Sukoharjo Makmur, Sukoharjo Cerdas, dan Sukoharjo Sehat.

Dalam sambutannya bupati berharap, agar bantuan ini bisa meringankan beban warga kurang mampu dan digunakan sebaik-baiknya.

“Untuk bantuan kesehatan agar digunakan sebagaimana mestinya, semoga yang sakit segera sembuh, bantuan modal kerja juga digunakan untuk usaha, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup kita semua,” kata Bupati Etik.

Bupati melanjutkan, apabila bantuan ini menggunakan APBD, prosesnya cukup lama. Solusinya, bantuan berasal dari Baznas Sukoharjo dengan persetujuan bupati.

Bupati berharap, semoga dengan diterimanya bantuan dari Baznas ini, kesejahteraan warganya meningkat. Dari usaha yang dibuka bisa mendapatkan penghasilan setiap hari.

 

Penyerahkan bantuan secara simbolis ini, Bupati didampingi Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo dan Ketua Baznas Sukoharjo Sardiyono.

Turut hadir Sekda Kabupaten Sukoharjo Abdul Haris Widodo, jajaran Forkopimda, dan tamu undangan lainnya.

Ketua Baznas Sukoharjo, Sardiyono menambahkan, untuk mendapatkan bantuan dari Baznas, syaratnya harus beragama Islam dan harus warga Sukoharjo.

Bantuan diprioritaskan untuk warga yang masuk kategori asnaf yang fakir miskin.

“Baznas mengutamakan  yang fakir miskin. Besarnya bantuan berdasarkan hasil survey di lokasi. Misal untuk pendidikan, biaya pengobatan, tambahan modal usaha, biaya hidup lansia kurang mampu, RTLH, dan lain-lain,” jelas Sardiyono.

Baznas sebagai mitra negara yang berfungsi mengatasi masalah sosial dan ekonomi yang tidak tercover APBD atau APBN. (Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini