Beranda Berita Utama Bapanas Salurkan Puluhan Ribu Ton Jagung kepada 2 KPUS untuk Stabilkan Pasokan...

Bapanas Salurkan Puluhan Ribu Ton Jagung kepada 2 KPUS untuk Stabilkan Pasokan dan Harga

19
0

SEMARANG, TERASMEDIAGO.ID-Badan Pangan Nasional(Bapanas), bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Ketahanan Pangan Kabupaten Kendal dan Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah, mendistribusikan 23 ribu ton jagung dari Gudang Bulog Tugu Semarang, Senin(11/05/2026).

Penyaluran jagung yang diperuntukkan kepada dua Koperasi di Wilayah Semarang dan Kabupaten Kendal ini, untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) menyusul harga jagung di pasaran yang beberapa bulan terakhir sempat melambung tinggi.

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan pada Badan Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono, mengatakan, 23 ribu ton jagung yang didistribusikan dengan menggunakan tiga truk ini dialokasikan untuk dua Koperasi Peternak Unggas Sejahter(KPUS) Kabupaten Kendal dan Kabupaten Semarang.

“Bantuan SPHP jagung ini, bertujuan untuk membantu para peternak di mana saat ini produksi pakan khususnya, banyak mengalami kenaikan. Sehingga dengan bantuan dari pemerintah dengan harga yang jauh lebih terjangkau yakni Rp5.000, nantinya koperasi bisa menyalurkan ke peternak maksimal Rp5.500,”kata Maino Dwi Hartono.

Menurut Maino Dwi Hartono, jagung tersebut dijual lebih murah juga boleh, artinya tergantung dari ketua koperasi dan kesepakatan anggota koperasi.


Harapannya, lanjut Maino, harga jagung yang rata-rata di tingkat peternak sudah tembus Rp 6.000, bahkan Rp 6.300, maka dengan alokasi Rp5.000 atau Rp5.500, bisa membantu para peternak untuk mengurangi atau menekan biaya produksi.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah, Sri Muniati mengatakan, hari ini jagung yang disalurkan kepada dua Koperasi sebanyak 23 ribu ton.

Sedangkan saat ini masih ada stok di gudang sebanyak 13 ribu ton, namun sebentar lagi akan ada panen, sehingga Bulog optimis siap untuk terus melakukan serapan jagung.

“Di samping itu, untuk percepatannya juga kami sudah mengajukan ke kantor pusat untuk pemindahan dari wilayah lain yang surplus. Jadi insya Allah, kami siap untuk menyediakan kebutuhan jagung peternak di Jawa Tengah,”katanya.

Sementara itu, Ketua KPUS Kendal, Suwardi mengatakan, bahwa anggota KPUS Kabupaten Kendal anggotanya berjumlah 631 penerima SK dengan pagu 19.616 kilo untuk selama tiga bulan.

Suwardi juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada kepala Bapanas dan Kementerian Pertanian serta Dirjen PKH, yang beberapa pekan terakhir sudah melakukan kunjungan ke sejumlah peternak unggas yang ada di Kabupaten Kendal, membantu disaat kondisi para peternak sedang tidak baik-baik saja.

“Dari sisi produksi, jagung kita melimpah, dari sisi harga kita turun drastis. Mudah-mudahan dengan adanya SPHP ini, sedikit mengurangi beban biaya pakan ternak kami. Karena produksi ayam hari ini juga tertekan menyusul adanya gejolak perang,”kata Suwardi.

Dengan adanya SPHP ini, Suwardi berkomitmen akan menyalurkan jagung tersebut ke peternak sesuai dengan aturan yang ada.

Menurut Suwardi, meski pemerintah memberikan batasan harga jual ke peternak maksimal sebesar Rp 5.500, selama ini pihaknya sudah menyalurkan jagung ke wilayah Jawa Tengah maupun Yogjakarta, sebesar Rp 5.350, dan itu sudah sampai di gudang peternak.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini