KLATEN, TERASMEDIAGO.ID – Ratusan siswa kelas VII SMPN 6 Klaten, Jawa Tengah, mengikuti Sosialisasi dan Deklarasi Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba), Senin (20/7/2026).
Hadir sebagai narasumber Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surakarta, Kombes Ventie Bernard Musak, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, perwakilan Polsek Klaten Utara, perwakilan Koramil 01 Klaten Utara, Ketua Komite, Dinsos P3AKB, dan lain-lain.
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah setempat, dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Klaten yang diwakili Kabid Pembinaan SMP Bintang Agyasta bersama Kepala Sekolah SMPN 6 Klaten Yustina Nevi Kusharini.
Sebanyak 255 siswa dengan sungguh-sungguh mendengarkan paparan dari semua narasumber, yang berkaitan akan bahayanya narkoba.
Dalam kesempatan tersebut, juga terjadi dialog antara siswa dan narasumber dari BNN.
Menurut Kepala BNN Kota Surakarta, Kombes Ventie B.Musak, kegiatan Deklarasi ini bertujuan untuk memberi penguatan, pemahaman tentang ancaman bahaya narkoba, yang saat ini sudah pada anak usia remaja dan SMP.
“Harapan kami, semua siswa bisa lebih tahu bahaya dan dampaknya narkoba. Begitu juga para guru ikut mengetahui bahwa narkoba bisa mempengaruhi para siswa akan dampak dan bahayanya. Para guru juga diharapkan bagaimana cara menanganinya,” jelas Kombes Ventie.
Untuk itu, BNN ada program Integrasi Guru Mengatasi Narkotika dalam program Anak Bersinar. Di program ini, BNN akan memberi penjelasan bersama-sama guru untuk menyusun Rancangan Pembelajaran, khususnya beberapa mata pelajaran yang ada kaitannya dengan materi narkoba atau bahaya dari narkoba itu sendiri.
Untuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), pihak BNN Kota Surakarta sudah mengunjungi beberapa sekolah di Solo Raya dari SD, SMP, SMA untuk mendapatkan sosialisasi akan bahayanya narkoba.
“Namun untuk sekolah yang tidak bisa kami kunjungi, kami mendorong agar pemberian materi dilakukan oleh Polsek, Puskesmas, dan narasumber lainnya,” ujar Kombes Ventie.
Narasumber dari Dinas Pendidikan Klaten, Bintang Agyasta mengucapkan banyak terimakasih kepada BNN Kota Surakarta yang telah memilih SMPN 6 Klaten menjadi lokasi pilot project Sekolah Bersih Narkoba (Bersinar).
“Setelah ini, kami dorong semua sekolah di Kabupaten Klaten menciptakan Sekolah Bersinar,” ungkap Bintang.
Kepala Sekolah SMPN 6 Klaten, Yustina Nevi Kusharini menjelaskan, pihak sekolah akan tetap berkomitmen sebagai sekolah bebas narkoba.
“Sekolah kami SMPN 6 Klaten menjadi pilot project dari BNN Surakarta untuk menciptakan Sekolah Bersinar,” jelas Yustina.
Selain kegiatan Sosialisasi dan Deklarasi Sekolah Bersinar, pada saat yang sama SMPN 6 Klaten juga melakukan soft launching Forum Konsultasi Publik atau FKP.
Forum ini sebagai wadah berdiskusi antara stakeholder sekolah, baik komite sekolah, orangtua siswa, masyarakat, juga dari Korwil, Dinas Pendidikan, Polsek, Koramil untuk menetapkan standart operasional pelayanan publik SMPN 6 Klaten ke publik masyarakat.
“Untuk masukan, kritik, bahkan pengaduan dari masyarakat nanti akan dilayani oleh tim FKP. Sistemnya nanti kita munculkan di medsos, juga di website SMPN 6 Klaten yang akan diluncurkan pada tanggal 5 Oktober 2026 saat Hari Dies Natalis,” pungkas Yustina.
Kegiatan Deklarasi Sekolah Bersinar diakhiri dengan tanda tangan para narasumber dan tamu undangan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memerangi narkoba. (Hasna)









