Beranda Berita Utama Pemkab Ngawi Siapkan Lahan untuk Pembangunan Mini Kawasan Industri

Pemkab Ngawi Siapkan Lahan untuk Pembangunan Mini Kawasan Industri

22
0

NGAWI, TERASMEDIAGO.ID – Pemerintah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, tengah serius menyiapkan penambahan lahan untuk pembangunan mini kawasan industri. Tahap awal, proyek ini membutuhkan lahan sekira 100 hektar.

Pembangunan proyek mini kawasan industri ini akan bekerja sama dengan calon investor asal Hongkong. Pertemuan pembahasan hal tersebut berlangsung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Ngawi, Jawa Timur, pada Kamis (20/08/2026).

Audiensi dipimpin langsung Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, dipandu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ngawi, Kusumahadi Widjajanto.

Turut hadir jajaran Forkopimda dan pejabat daerah, antara lain Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, Kajari Ngawi B. Hermanto, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Ngawi Eksam Sodak, serta Kepala DPUPR Ngawi Mohammad Sadli.

Bupati Ngawi, dalam kesempatan ini menegaskan bahwa pengembangan Kawasan Industri Ngawi sejatinya telah masuk dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 sebagai salah satu Program Strategis Nasional (PSN).

“Pemkab Ngawi bersama Pemprov Jawa Timur sebelumnya mengusulkan total lahan seluas 1.200 hektar,” papar bupati.

Dari luasan tersebut, Pemkab telah memproses pelepasan Lahan Sawah Dikelola/Dilindungi (LSD) serta mengurus perizinan alih fungsi kawasan hutan produksi menjadi kawasan industri. Dalam perjalanannya,

“Kami sangat terbuka dan siap memfasilitasi kebutuhan para investor demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat Ngawi,” ungkap bupati.

Pendamping tim calon investor, Syarif Kurniawan, mengapresiasi sambutan hangat dan kesiapan Pemkab Ngawi. Syarif menjelaskan bahwa pihak investor berencana merealisasikan pembangunan proyek mini kawasan industri secara bertahap di wilayah Kecamatan Widodaren.

“Untuk tahap awal, kami menargetkan pengembangan lahan seluas 100 hektar terlebih dahulu, meskipun Pemkab Ngawi menyiapkan potensi area hingga 600 hektar. Lokasi di Widodaren ini sangat strategis karena berada tepat di antara Pintu Tol Ngawi (sekitar 16 km) dan Pintu Tol Sragen Timur/Mantingan (sekitar 18 km),” jelas Syarif.

Syarif menambahkan bahwa kepastian status lahan di kawasan tersebut menjadi nilai plus bagi para investor asal Hongkong,

“Tadi dari tim perwakilan calon investor yang hadir adalah Mr. Carston, Mr. Super, Mr. Andrew, Bu Rosita, Bu Teresa, dan Bu Demi. Usai audiensi juga dilakukan peninjauan lapangan untuk melihat lahan secara langsung di wilayah Desa Karangbanyu, Widodaren,” ungkapnya.

Saat ini, tim investor tengah melengkapi berkas administrasi dan perizinan teknis seperti PKKPR hingga Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) agar proyek dapat segera direalisasikan di lapangan.

Bila rencana pembangunan mini kawasan industri Ngawi ini terwujud, banyak lapangan pekerjaan yang tersedia untuk masyarakat. (Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini