Beranda Berita Utama Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari:Defisit Anggaran Semula Sebesar Rp 50 Miliar, Setelah...

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari:Defisit Anggaran Semula Sebesar Rp 50 Miliar, Setelah Perubahan Menjadi Rp 131 Miliar

84
0
Dengan disaksikan oleh Ketua DPRD Kendal, Bupati Tika sedang tanda tangan.(Foto:TM/ SPW)

KENDAL, TERASMEDIAGO.ID-DPRD Kabupaten Kendal, menggelar Rapat Paripurna dalam acara Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Kabupaten Kendal Tahun 2026 dan Pembacaan Perubahan Keputusan DPRD tentang Pembentukan Pimpinan dan Anggota Fraksi, di Ruang Rapat Paripurna setempat, Senin, 14 September 2026.

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq.
Mahfud Sodiq menyampaikan bahwa, Rancangan KUPA-PPAS APBD Perubahan Tahun 2026 telah disampaikan oleh Bupati Kendal dalam Rapat Paripurna pada hari Jum’at tanggal 21 Agustus 2026 lalu.

Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah setiap melaksanakan rapat kerja dilaksanakan secara intensif terkait target pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah.

Dalam pembahasannya, Badan Anggaran juga melakukan konsultasi dengan komisi untuk memperoleh masukan terhadap program dan kegiatan sebelum dilaksanakannya rapat penyimpulan pada hari Jum’at tanggal 11 September 2026.

Dalam rapat kerja Badan Anggaran terjadi perdebatan – perdebatan untuk perbaikan KUPA-PPAS yang berfokus pada penyesuaian target pendapatan dan penambahan alokasi belanja daerah secara transparan dan mengarahkan anggaran untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan infrastruktur serta optimalisasi pelayanan dasar.

Dan akhirnya dengan berbagai pertimbangan dari segenap Pimpinan dan Anggota Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah, Rancangan KUPA-PPAS Perubahan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dapat disepakati bersama.

“Hasil kesepakatan bersama KUPA -PPAS Perubahan ABPD ini menjadi bagian penting dalam tahapan penyusunan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, yaitu sebagai landasan pelaksanaan program dan pelayanan publik serta menjadi dasar bagi Pemerintah Daerah untuk segera menyiapkan Raperda tentang APBD Perubahan guna dibahas lebih lanjut dengan DPRD,”ungkap Mahfud Sodiq.

Dalam sambutannya, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Kendal yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan waktu dalam seluruh tahapan pembahasan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026.

“Kesepakatan yang kita capai pada hari ini merupakan wujud nyata dari sinergi dan kemitraan antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam menjalankan amanah pemerintahan daerah,”kata bupati.

Dikatakan, bahwa proses pembahasan yang telah dilaksanakan, dengan berbagai pandangan, masukan, saran, serta koreksi yang konstruktif, merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik, transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Bupati menerangkan, secara garis besar proyeksi pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah dalam Perubahan Kebijakan Umum Anggaran serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2026 adalah sebagai berikut: Pendapatan Daerah, semula sebesar Rp.2, 544 triliun, setelah perubahan menjadi sebesar Rp.2,574 triliun.
Belanja Daerah, semula sebesar Rp2, 594 triliun, setelah perubahan menjadi sebesar Rp.2,705 triliun.

Defisit Anggaran, semula sebesar Rp.50 miliar, setelah perubahan menjadi sebesar Rp.131 miliar. Penerimaan Pembiayaan Daerah, semula sebesar Rp.50 miliar, setelah perubahan menjadi sebesar Rp.131 miliar, yang bersumber dari Sisa lebih Perhitungan Anggaran (SiLpa) Tahun Anggaran 2025.

Pengeluaran Pembiayaan Daerah, tetap sama yaitu Rp.0,00 (Nol Rupiah) dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Daerah Tahun Berkenaan Rp.0,00 (Nol Rupiah).

“Mari kita jadikan setiap proses penganggaran sebagai bagian dari ikhtiar untuk mewujudkan Kabupaten Kendal yang semakin maju, mandiri, sejahtera, berdaya saing, dan berkelanjutan, dengan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat,”terang bupati.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini