KENDAL, TERASMEDIAGO.ID– Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menghadiri penyerahan simbolis bantuan hibah penyelenggara pendidikan keagamaan Tahun 2026 di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Senin 21 September 2026.
Bupati menyambut baik pemberian bantuan hibah kepada penyelenggara pendidikan keagamaan ini, guna menambah semangat para pendidik yang telah turut serta mencerdaskan dan membangun akhlak anak bangsa.
Sebagai seorang Ibu, bupati memahami betul luasnya amanah dan tingginya pengabdian yang dibutuhkan untuk membimbing anak-anak dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. Karena itu, ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak-Ibu pendidik keagamaan.
Menurut bupati, bantuan hibah ini merupakan wujud nyata pendampingan Pemerintah Daerah kepada Bapak-Ibu semua. Pemkab Kendal ingin memastikan para pendidik mendapat dukungan untuk terus mengabdi dengan penuh dedikasi.
Pada tahun 2026 ini bantuan hibah penyelenggara pendidikan keagamaan diberikan kepada lima lembaga keagamaan di Kendal, yaitu :RMI NU, Majelis Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah, Yayasan Wakaf Rifa’iyah, BKGK2, dan DMD MLKI dengan alokasi anggaran Rp14, 273 miliar, untuk diberikan kepada 14.273 orang pendidik keagamaan di Kabupaten Kendal, masing-masing pendidik keagamaan akan menerima Rp1.000.000,- per-orang.
“Walaupun bantuan ini mungkin tidak seberapa dibanding dengan pengabdian Bapak-Ibu, namun semoga perhatian Pemerintah Daerah ini menjadi manfaat bagi bapak ibu semua,”kata bupati.
Bupati berharap, kepada para pendidik senantiasa meluruskan niat pengabdian dan bersemangat dalam mendidik anak-anak sehingga menjadi generasi muda yang kompeten, berakhlak mulia dan berdaya saing.
Selain itu, para pendidik senantiasa meningkatkan kompetensi diri guna memberikan metode pengajaran yang menarik minat dan memudahkan pemahaman para siswa.
“Semoga Bapak-Ibu semua diberikan kesehatan, kekuatan, petunjuk dan kemudahan dalam menjalankan pengabdian mulia ini. Semoga setiap waktu, tenaga, dan pikiran yang Bapak-Ibu curahkan menjadi nilai ibadah di hadapan Allah Subhanahu Wata’ala dan dibalas dengan kebaikan baik kebaikan dunia maupun kebaikan akhirat,”harap bupati.(SPW)









