PURWOKERTO,TERASMEDIAGO.ID — Gerakan lingkungan Muhammadiyah di Kabupaten Banyumas memasuki babak baru.
Sebanyak 1.014 Satgas Green Movement Muhammadiyah (GreenMu) resmi dikukuhkan sebagai kekuatan penggerak gerakan lingkungan yang berbasis kolaborasi, aksi nyata, dan keberlanjutan. Pengukuhan berlangsung di Java Heritage Hotel Purwokerto, Selasa (22/09/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PP Muhammadiyah, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Bupati Banyumas, jajaran PDM-PDA Banyumas, DPD RI, DPRD Jateng, 29 Ketua PCM-PCA se-PDM Banyumas, kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah, serta berbagai elemen masyarakat.
Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy, menilai GreenMu Banyumas merupakan bentuk dakwah berkemajuan yang merespons persoalan lingkungan secara konkret.
“GreenMu Banyumas adalah ikhtiar dakwah berkemajuan. Semoga gerakan ini mampu membawa Banyumas menjadi kabupaten terhijau di Indonesia, bahkan dunia, serta menjadi pelopor gerakan hijau yang menginspirasi daerah lain,” ujar Muhadjir.
Menurutnya, kekuatan GreenMu tidak berhenti pada deklarasi, tetapi harus diterjemahkan menjadi gerakan yang melibatkan masyarakat dan struktur Muhammadiyah hingga tingkat akar rumput.
Pesan serupa disampaikan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Dr. Hanif Faisol Nurofiq. Ia mengapresiasi pengalaman Banyumas dalam pengelolaan sampah dan mendorong agar gerakan lingkungan diarahkan pada pengurangan sampah sejak dari sumbernya.
“Ukur GreenMu dari aksinya, bukan dari banyaknya deklarasi. Kurangi sampah, kelola dengan baik, dan bangun nilai ekonominya. Dari aksi nyata itulah ekonomi dan lingkungan yang berkelanjutan akan terbangun,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Banyumas Drs. H. M. Sadewo Tri Lastiono, menegaskan bahwa persoalan lingkungan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi persoalan lingkungan dan sampah.
“Persoalan lingkungan hidup tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah sendirian. Karena itu, saya mengapresiasi dan mendukung gerakan GreenMu sebagai ikhtiar nyata untuk menjaga lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ketua PDM Banyumas Drs. H. M. Johar, menegaskan GreenMu menjadi bagian dari konsolidasi gerakan Muhammadiyah untuk menghadirkan program yang profesional, modern, dan berdampak langsung.
“Gerakan GreenMu kita gaspol dari rumah, dari ranting, cabang hingga daerah. Sebanyak 1.014 Satgas GreenMu dikukuhkan untuk memperkuat gerakan pengelolaan sampah plastik dan botol secara bersama-sama,” ujarnya.
Pengukuhan 1.014 Satgas GreenMu juga dirangkai dengan penandatanganan MoU penanaman buah di lahan seluas 10 hektare antara PDM Banyumas dengan Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah.
Langkah tersebut menjadi penanda dimulainya kerja bersama untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari praksis dakwah Muhammadiyah.
GreenMu Banyumas bukan sekadar gerakan penghijauan, tetapi gerakan dakwah nyata yang menghadirkan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi.
Sebanyak 1.014 Satgas diharapkan menjadi kekuatan kolektif untuk menjaga lingkungan dan mewujudkan kemaslahatan bagi masyarakat serta generasi mendatang.(Tarqum Aziz)

