REMBANG, TERASMEDIAGO.ID-Badan Pengawas Pemilu(Bawaslu) Kabupaten Rembang mengukuhkan 209 anggota Saka Adhyasta Pemilu Angkatan ke-3 Tahun 2026 di MAN 2 Rembang, Kamis (24/09/2026).
Sebanyak 209 anggota tersebut terdiri atas 200 pelajar MAN 2 Rembang dan sembilan pelajar SMAN 2 Rembang. Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu memperkuat pengawasan partisipatif sekaligus mengenalkan nilai-nilai demokrasi dan kepemiluan kepada generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Rembang sekaligus membentuk Komunitas Tunas Pengawas Partisipatif (Tunas Pasti) Rembang. Komunitas ini menjadi wadah lanjutan bagi anggota Saka Adhyasta Pemilu untuk terus belajar, berdiskusi dan terlibat dalam pengawasan partisipatif setelah mengikuti pembinaan Saka.
Pimpinan Saka Adhyasta Pemilu Kabupaten Rembang, Muhammad Bayanul Lail, mengatakan keterlibatan pelajar dalam pengawasan Pemilu tidak berhenti setelah proses pengukuhan.
“Kami ingin semangat anggota tidak berhenti pada pelantikan. Mereka harus terus belajar, berkolaborasi dan mengambil peran dalam pengawasan partisipatif,” ujar Bayanul Lail.

Menurutnya, Saka Adhyasta Pemilu menjadi ruang kaderisasi agar generasi muda tidak hanya memahami proses Pemilu, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap demokrasi dan ikut mengawasinya.
Ia menegaskan, pengawasan Pemilu bukan semata-mata menjadi tugas Bawaslu. Partisipasi masyarakat, termasuk generasi muda, diperlukan untuk membangun kesadaran dan budaya demokrasi yang sehat.
Melalui Tunas Pasti, anggota juga didorong menjadi penggerak edukasi kepemiluan di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat. Komunitas tersebut akan menjadi ruang diskusi, pelatihan dan kolaborasi bagi generasi muda dari berbagai sekolah dan madrasah di Kabupaten Rembang.
Bawaslu Rembang juga mendorong Tunas Pasti membangun kerja sama dengan Gerakan Pramuka, sekolah, madrasah, organisasi kepemudaan dan berbagai elemen masyarakat.
Dengan semangat Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, anggota Tunas Pasti diharapkan mampu menjadi generasi muda yang kritis dan berintegritas serta turut mendorong tumbuhnya budaya demokrasi yang sehat di Kabupaten Rembang.( Insan Bowo )


