Beranda Berita Utama Bupati Launching Sinergi Informasi, Aksi, Gerakan dan Advokasi Jiwa, Ada 129 ODGJ...

Bupati Launching Sinergi Informasi, Aksi, Gerakan dan Advokasi Jiwa, Ada 129 ODGJ Kategori Berat Tersebar di 12 Desa

5
0
Bupati sedang memberikan sambutan.(Foto:TM/ SPW)

KENDAL, TERASMEDIAGO.ID– Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari launching Siaga Jiwa (Sinergi Informasi, Aksi, Gerakan dan Advokasi Jiwa) kolaborasi lintas sektoral untuk meningkatkan penanganan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) di Kecamatan Ringinarum di Ruang Rapat Abdi Praja Setda Kendal, Senin 17 Desember 2026.

Siaga Jiwa ini, merupakan gagasan dari Sekcam Ringinarum, Ari Ristiani, yang dalam hal ini juga sebagai narasumber dari kegiatan ini.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Kendal maupun pribadi, bupati sangat mengapresiasi dan menyambut baik diluncurkannya inovasi Siaga Jiwa ini.

“Melalui Siaga Jiwa, kita membangun empat pilar utama, Pertama: Sinergi Informasi, untuk mempercepat pelaporan, pendataan, dan pemetaan kasus ODGJ secara akurat agar penanganan dapat dilakukan secara terpadu, cepat, humanis dan tepat sasaran,”kata bupati.

Yang kedua, lanjut bupati, aksi melalui tindakan medis dan pemulihan yang nyata dari para tenaga kesehatan serta pendampingan langsung di lapangan. Ketiga, gerakan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, kader kesehatan, dan keluarga untuk bersama-sama peduli dan menghapus stigma negatif terhadap ODGJ.

Dan yang keempat, advokasi untuk memastikan pemenuhan hak-hak hukum, sosial, dan kesehatan mereka, termasuk dalam hal jaminan kesehatan dan rehabilitasi pasca-perawatan.

Bupati juga menyampaikan, kesehatan merupakan hak setiap warga negara, dan hal ini tidak terbatas pada kesehatan fisik semata, melainkan juga kesehatan jiwa.

“Saat ini, permasalahan ODGJ masih menjadi tantangan besar yang membutuhkan perhatian serius dari kita semua,”jelas bupati.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal Tahun 2026, Kecamatan Ringinarum menempati urutan ke- 4 kasus ODGJ yaitu sebanyak 129 ODGJ kategori berat yang tersebar di 12 Desa.

Untuk itu, permasalahan penanganan ODGJ bukan sekadar tugas sektor kesehatan atau OPD terkait semata, melainkan tanggung jawab lintas sektoral dan seluruh elemen masyarakat.

“Selama ini, kita masih sering melihat adanya stigma negatif, pengucilan, bahkan tindakan pemasungan terhadap Saudara-saudara kita yang mengalami gangguan jiwa. Hal ini terjadi salah satunya karena keterbatasan akses informasi, kurangnya edukasi, serta belum optimalnya sinergi dalam penanganan dan advokasi di lapangan,”ungkap bupati.

Menurut bupati. ODGJ bukanlah aib. Mereka adalah warga negara yang memiliki hak yang sama untuk hidup layak, mendapatkan pengobatan, dan diperlakukan secara manusiawi.

“Saya menginstruksikan kepada seluruh Camat di Kendal khususnya Camat Ringinarum, dan para Kepala Desa, hingga Ketua RT dan RW untuk mengawal gerakan ini. Aktifkan posyandu jiwa, optimalkan peran kader, dan pastikan tidak ada lagi tindakan pemasungan ODGJ,” pinta bupati.

Bupati juga menekankan kepada instansi terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan serta lembaga-lembaga lainnya, untuk memperkuat kolaborasi dan menghilangkan ego sektoral demi terwujudnya pelayanan yang inklusif dan humanis.

“Dengan komitmen bersama, kita berharap inovasi Siaga Jiwa ini dapat menjadi solusi jangka panjang, sehingga penderita ODGJ di Kabupaten Kendal dapat ditangani secara paripurna, mandiri, dan kembali produktif di tengah masyarakat. Dimulai dari Kecamatan Ringinarum, mari kita jadikan Siaga Jiwa sebagai gerakan bersama, cepat menerima informasi, cepat melakukan aksi, kuat membangun gerakan, dan konsisten melakukan advokasi,”ungkapnya.

Camat Ringinarum, Kukuh Dwi Widagdo mengatakan, Siaga Jiwa ini merupakan inovasi dari Sekcam Ringinarum. Pihaknya selaku camat mengapresiasi dan mendukung inovasi yang sangat baik ini. Terlebih, di Kecamatan Ringinarum ODGJ merupakan peringkat keempat terbanyak di Kabupaten Kendal, setelah Kaliwungu Selatan.

“Ada 129 ODGJ kategori berat yang tersebar di 12 desa yang ada di Kecamatan Ringtinarum. Sehingga harapannya dengan adanya launching Siaga Jiwa ini penanganan ODGJ di Kecamatan Ringinarum dapat lebih cepat dan lebih memanusiakan manusia,”harapnya.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini