KENDAL, TERASMEDIAGO.ID– Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menghadiri acara Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) Kendal Tahun Ajaran 2026/2027,
di Showroom B – Polifurneka Kendal, Senin(31/08/2026).
Hadir pada acara ini, Plt. Kepala Badan Pemberdayaan Sumber Daya Industri (BPSDMI), Kementerian Perindustrian RI, Emmy Suryandari,
Kepala Biro Umum Kementerian Perindustrian RI, diwakili Ibu Rona dan Ibu Anggi,
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Tengah, Haris Wahyudi,
dan Kepala OPD terkait di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal.
Dalam sambutanya, bupati meyakini bahwa mahasiswa baru memiliki semangat dan antusiasme yang tinggi untuk memulai perjalanan baru dalam menimba ilmu di Polifurneka ini dengan pendidikan tinggi vokasi.
Bupati juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Polifurnika Kendal yang telah mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.
“Semoga ke depan SDM Polifurnika Kendal semakin maju dan berkembang serta berkontribusi global di bidang industri,” harap bupati.
Di hadapan mahasiswa baru, bupati menyampaikan,
Indonesia memiliki potensi besar dalam industri furnitur dan pengolahan kayu, mulai dari ketersediaan bahan baku, keragaman produk, keterampilan tenaga kerja, hingga peluang pasar nasional dan internasional.
Untuk itu, mahasiswa perlu melihat sektor tersebut bukan hanya sebagai lapangan pekerjaan, tetapi juga sebagai peluang untuk melakukan inovasi, kewirausahaan, dan penciptaan lapangan kerja baru.
Para mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga memiliki soft skills, kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, kreativitas, integritas, disiplin, dan etos kerja.
Ada beberapa isu strategis yang perlu diketahui, antara lain,
link and match pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri.
Pengembangan UMKM dan industri furnitur lokal,
pemanfaatan teknologi digital dalam desain dan produksi dan
Industri furnitur yang berorientasi pada keberlanjutan.
Kolaborasi antara Pemerintah Daerah, perguruan tinggi, industri, UMKM, dan masyarakat dalam mengembangkan ekosistem industri furnitur dan pengolahan kayu menjadi sangat penting.
Melalui Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Polifurneka Kendal ini, bupati berharap,
mahasiswa baru termotivasi dalam menjalani pendidikan dan semangat kewirausahaan.
Selain itu juga terbentuk perspektif mahasiswa mengenai peluang dan tantangan industri furnitur dan pengolahan kayu di masa depan.
“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan belajar yang harmonis, saling mendukung, dan memanfaatkan teknologi secara tepat guna demi masa depan yang gemilang. Selamat mengikuti PKKMB ini dengan baik, dan semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” ungkapnya.
Direktur Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) Kendal, Dr. Peni Shoffiyati mengatakan, tahun ini Polifurneka menerima mahasiswa baru sebanyak 209 mahasiswa, yang mana sekitar 60 sekian berasal dari Kabupaten Kendal.
Dan Tahun 2026 ini ada pemberian beasiswa dari 29 industri yang ikut berkontribusi memberikan beasiswa kepada Polifurnika.
“Tentunya, ini bukan hanya investasi, tapi kontribusi nyata terhadap pendidikan vokasi di Indonesia yang mana kami berkomitmen untuk menghasilkan SDM industri yang kompeten khususnya di bidang industri furnitur,” katanya.
Ia berharap kepada mahasiswa baru bukan hanya belajar menjadi mahasiswa yang kompeten di bidang akademik, namun lebih ke sosialnya, mempunyai karakter yang tangguh, disiplin, tanggungjawab, mempunyai etika kerja yang baik dan bisa berkolaborasi dengan tim.(SPW)









