Beranda Berita Dari 42 SPPG yang Ada di Kendal, Baru 24 Memenuhi Syarat, Silakan...

Dari 42 SPPG yang Ada di Kendal, Baru 24 Memenuhi Syarat, Silakan Baca Detailnya

338
0

KENDAL, TERAS MEDIAGO.ID– Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mendampingi kunjungan kerja Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan(BPKP) Jawa Tengah, Buyung Wiromo Samudro, ke tempat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Jalan Islamic Centre, No. 31 Kelurahan Bugangin, Kecamatan Kendal, Kamis(23/10/2025).

Di sela- sela acara ini, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan, pihaknya hanya mendampingi kepala BPKP Provinsi Jawa Tengah dalam rangka untuk pengawasan ke SPPG yang ada di Kabupaten Kendal, yang kebetulan hari ini ada di Kelurahan Bugangin.

Menurut bupati, hingga saat ini di Kabupaten Kendal, SPPG yang sudah beroperasi ada di 30 tempat. Kemudian yang 12 lagi dalam proses, sehingga nantinya ada 42 SPPG.

“Nah tugas dari Pemerintah Kabupaten Kendal, yang terkait untuk Sertifikat Laik Higiene Sanitasi(SLHS) nya, dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal sudah melakukan pemeriksaan laboratorium. Hasilnya sudah keluar, dari 42 SPPG, yang 24 itu memenuhi syarat. Kemudian yang 11 belum memenuhi syarat untuk pemeriksaan bakteriologisnya,”ungkap bupati.

Bupati menyampaikan, sebagian besar SPPG yang tidak memenuhi syarat itu terkait penggunaan airnya. Karena dimungkinkan mereka menggunakan air yang kurang baik.
Sedangkan yang tujuh SPPG dari total keseluruhan 42, yang tidak memenuhi syarat itu sudah ia imbau untuk melakukan pemeriksaan ulang air, bahkan menggantinya.

“Apabila kemarin mungkin memakai air yang kurang bagus, mereka sekarang harus menggantinya dengan air yang bagus dan sehat. Dan kemudian untuk yang sudah memenuhi syarat, saat ini sudah berproses untuk menunggu hasilnya,” ungkap bupati.

Kepala BPKP Jawa Tengah, Buyung Wiromo Samudro mengatakan, kondisi di lapangan dalam beberapa bulan terakhir, SPPG banyak yang sudah memadai, tapi pastinya ada juga yang harus ditingkatkan.

“Kami dari BPKP Jateng, secara umum untuk memberikan masukan kepada ibu bupati, agar beliau membantu memerintahkan misalnya dari Dinas Kesehatan dan juga mungkin dari RSUD ahli kesehatannya supaya mengecek apa yang harus diperbaiki,”ungkapnya.

Secara umum yang sudah dia lihat di sejumlah SPPG, kurang lebih sudah sesuai.

“Tadi saya lihat barang masuk, tempatnya ada. Bahan makanan yang akan diolah juga ada. Makanan yang kering ada dan yang bentuk basah juga ada,”ujarnya.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini