KLATEN, TERASMEDIAGO.ID – Hari pertama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) secara online berbasis internet, SMPN 1 Kalikotes diserbu orangtua calon murid. Mereka ingin dibantu pihak sekolah, karena dinilai lebih praktis.
Menurut Ginanjar Mukti Harja, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kesiswaan mewakili Kepala Sekolah Anik Ariastuti, untuk memperlancar proses pendaftaran, pihak sekolah membuka 8 loket. Semua guru sebanyak 51 guru terlibat menjadi panitia SPMB.
Pendaftaran dibuka selama tiga hari yaitu Senin – Rabu (29 Juni – 2 Juli 2026), mulai pukul 8 sampai pukul 14.00 WIB
Untuk hari pertama, sekolah tersebut banyak dikunjungi orangtua calon murid, yang ingin berkonsultasi sekaligus mendaftar online untuk putra-putrinya.
Server sempat down beberapa saat, namun secara keseluruhan tidak mengganggu proses SPMB.
“Tadi server sempat down untuk beberapa saat lamanya, namun menurut kami itu sesuatu yang wajar karena di hari pertama banyak dipakai untuk mendaftar,” ucap Ginanjar yang didampingi Siti Mutmainah, Humas SMPN 1 Kalikotes.
Kendala lain yang dialami para pendaftar, ada yang berkasnya kurang, sehingga harus kembali ke rumah untuk melengkapi.
Seperti yang dialami orangtua calon murid, mengaku membawa KK yang baru. Sedang berkas yang bisa diterima adalah KK yang lama juga harus dibawa.
Salah satu orangtua calon murid, Ima Rohani warga Desa Krakitan mengakui, lebih memilih datang langsung ke sekolah untuk mendaftarkan putranya.
“Kalau datang langsung ke sekolah kan ada yang membantu mendaftarkan? Yaitu bapak dan ibu guru, lebih cepat dan peralatannya lengkap. Kalau di saya, kendalanya di scan, padahal semua berkas harus discan, jadi lebih baik datang langsung ke sekolahan,” ujar Ima.
Meski terkendala server down, Ima tidak mempermasalahkan hal tersebut. Tadi dirinya harus menunggu dulu, sampai server normal kembali.
“Bagi saya, server down tidak mengapa, maklum saja karena banyak yang mendaftar. Yang jelas saya sekarang plong atau lega karena sudah berhasil mendaftar,” ucapnya.
Ada empat jalur pendaftaran sesuai juknis yaitu 40 persen untuk domisili, 35 persen jalur prestasi, 20 persen jalur afirmasi, dan 5 persen untuk mutasi.
Untuk domisili, SPMB tahun ini dihitung berdasarkan jarak dari RW-nya. Kalau tahun sebelumnya, dihitung dari jarak balaidesanya.
SPMB tahun ini, SMPN 1 Kalikotes menerima 9 rombongan belajar (Rombel) kali 32 murid atau 288 murid. Selanjutnya, pengumuman diterima atau tidak, dilakukan pada Sabtu (5/7/2026).
Untuk wilayah Klaten, ada 65 SMP negeri yang membuka SPMB. Beberapa SMP di hari pertama hampir sudah terisi penuh kuotanya. (Hasna)


