Beranda Berita Utama KPU Sukoharjo Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB, Ada Temuan dari Bawaslu...

KPU Sukoharjo Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB, Ada Temuan dari Bawaslu Langsung Diperbaiki Datanya

8
0

SUKOHARJO, TERASMEDIAGO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo, menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026, Kamis (2/4/2026).

Kegiatan berlangsung di Pendopo KPU Kabupaten Sukoharjo, dihadiri perwakilan dari partai politik, pemantau Pemilu, Bawaslu Sukoharjo, Kesbangpol, dan tamu undangan lain.

Selain itu, rapat Pleno dihadiri lengkap Komisioner KPU dan acara dipimpin Ketua KPU Sukoharjo, Syakhbani Eko Raharjo.

Menurut Syakhbani, kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya KPU untuk memastikan pemutakhiran data pemilih yang dilakukan secara berkelanjutan, guna menjaga kualitas dan akurasi data pemilih pada setiap tahapan pemilu maupun pemilihan.

“Pemutakhiran data setiap triwulan ini sesuai amanat Peraturan KPU. Kaitannya dengan kriteria atau ubah data atau tidak memenuhi syarat, kemudian kita susun melalui daftar pemilih berkelanjutan ini,” kata Syakhbani.

Untuk penambahan jumlah PDPB berasal dari TNI, Polri yang sudah purna tugas, yang semula warga Sukoharjo tinggal di luar Sukoharjo lalu kembali lagi, pelajar, orang yang meninggal dunia, lalu disusun di PDPB ini.

Saat Rapat Pleno Terbuka berlangsung, Bawaslu Sukoharjo memaparkan ada temuan yaitu orang yang sudah meninggal dunia masih tercatat di PDPB.

Temuan tersebut diterima oleh KPU Kabupaten Sukoharjo dan menjadi koreksi jumlah PDPB.

Yang semula tercatat 698.987 pemilih, menjadi 698.986 pemilih, yang terdiri dari 344.500 pemilih laki-laki dan 345.486 pemilih perempuan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Rochmad Basuki memperingatkan KPU Sukoharjo agar lebih berhati-hati dan cermat dalam menjaga kualitas dan kredibilitas pemilu ke depan.

“Temuan kami ini bertujuan agar daftar pemilih benar-benar bersih dari data yang tidak memenuhi syarat (TMS),” ungkap Rochmad.

Bawaslu Sukoharjo berharap, sinergitas antar lembaga penyelenggara pemilu terus terjaga demi mewujudkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan komprehensif di Kabupaten Sukoharjo. (Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini