Beranda Berita Utama Menjemput Musyda, KNPI Banyumas Gelar Sarasehan Kepemudaan untuk Membangun Konsensus

Menjemput Musyda, KNPI Banyumas Gelar Sarasehan Kepemudaan untuk Membangun Konsensus

69
0
Foto Kebersamaan sarasehan OKP Banyumas 2025.(Foto:TM/ TA)

BANYUMAS, TERASMEDIAGO.ID– KNPI Banyumas menggelar Sarasehan Kepemudaan dan Persiapan Doa Bersama Akhir Tahun 2025 di Resto Pecel Kampung Dukuhwaluh, Jumat (26/12/2025).

Sarasehan ini, tidak lebih dari sekadar pertemuan, namun menjadi ruang refleksi ideologis, lintas generasi, dan lintas organisasi, meneguhkan KNPI sebagai rumah besar seluruh Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang siap menyatukan langkah, suara, dan tekad.

Kepala Badan Kesbangpol Banyumas, Eko Heru Surono, mengingatkan bahwa kevakuman KNPI beberapa tahun terakhir telah meninggalkan jurang koordinasi antar OKP.
“KNPI harus dihidupkan kembali sebagai wadah resmi seluruh pemuda, agar program kepemudaan tidak terfragmentasi dan sinergi dengan pemerintah daerah tetap terjaga,” tegasnya.

Di sisi lain, PDPM Banyumas menegaskan posisi strategisnya, siap menjadi mitra aktif membangun soliditas gerakan kepemudaan.

Dalam diskusi yang sarat ideologi dan refleksi, Ricky Giantoro, bendahara PDPM sekaligus sekretaris GM FKPPI, menegaskan KNPI harus menjadi “rumah bersama”, tempat merangkul perbedaan, menyalurkan aspirasi pemuda secara konstruktif, tanpa terjebak menjadi alat legitimasi kebijakan.

Dia menyinggung demonstrasi pelajar Agustus 2025 lalu, sebagai cermin absennya koordinasi strategis KNPI, yang seharusnya bisa mengedukasi dan mendampingi generasi muda agar terhindar dari risiko sosial-hukum.

Faiz Fauzi, Ketua Bidang Hikmah dan Kebijakan Publik PDPM Banyumas, menambahkan perspektif ideologis.

Menurutnya, inisiatif “RG for KNPI Banyumas” bukan sekadar soal kepemimpinan, tetapi tentang membangun kembali rumah besar pemuda yang inklusif, kritis, dan ideologis.

Langkah ini menjadi simbol konsolidasi moral, tempat generasi muda menyalurkan energi kreatif dan tanggung jawab strategis untuk persatuan, bukan perpecahan.

Di puncak sarasehan, Ricky Giantoro secara terbuka mencalonkan diri sebagai Ketua KNPI Banyumas periode 2025–2028.

Deklarasi “RG for KNPI Banyumas” hadir sebagai simbol keberanian mengambil tanggung jawab, bukan sekadar kontestasi kekuasaan namun ikhtiar memulihkan kepercayaan pemuda terhadap rumah besar mereka, menyalakan kembali obor persatuan dan komitmen kolektif.

Sarasehan diakhiri dengan kesepahaman lintas OKP dan pemerintah daerah, mulai dari Pemuda Pancasila, PMKI, HMI, Alumni KNPI, IPNU, IPPNU, GMNI, FKPPI, hingga unsur pemerintah (Kesbangpol dan Dinpora) bahwa masa depan kepemudaan Banyumas membutuhkan KNPI yang hidup, inklusif, dan ideologis.

Selain itu juga sebagai ruang persatuan, penjaga etika gerakan pemuda, sekaligus mitra kritis negara dalam membangun Banyumas yang berdaya dan bermartabat. (Tarqum Aziz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini