KENDAL, TERASMEDIAGO.ID– Pihak pengelola Objek Wisata Kalikesek di Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, terus melakukan pengembangan dengan menambah sejumlah fasilitas dan wahana baru.
Hal ini dilakukan tak lain untuk memberikan pelayanan kepada para wisatawan yang berkunjung di tempat tersebut.
Obyek wisata yang mulai dirintis pada pertengahan tahun 2022 silam ini, tahun 2025 lalu pada hari Raya Idul Fitri mampu memberikan THR kepada warganya sebesar Rp 1 juta per kepala keluarga(KK).
“Pada tahun 2025 lalu, pemasukan mencapai sekitar Rp 5 miliar dan Januari 2026 hingga bulan Juni 2026 lalu, pemasukan sudah mencapai Rp 4 miliar,”kata direktur BUMDes Sriwulan, Mukh Aminatur Rokhman di acara Coffee Morning dengan jajaran Diskominfo Kabupaten Kendal di salah satu gerai Kawasan Wisata Kalikesek tersebut, Jumat(31/07/2026).
Menurut Mukh Amin, hingga detik ini, jumlah pekerja yang dilibatkan ada sekitar 300 orang termasuk tukang parkir. Dan upah yang diterima oleh para karyawan atau pun pekerja yang lain, penggajiannya sesuai dengan UMR.
Mukh Amin juga mengatakan, salah satu daya tarik yang ada di Wisata Kalikesek ini, yaitu harga tanda masuk yang sangat murah, yakni Rp 2 ribu per orang dan jajanan atau oleh- oleh yang dijual oleh para pedagangnya juga tidak mahal.
“Jika pedagang yang ada di sini menjual dengan harga yang tinggi, mereka pasti kami tegur dan mendapatkan sanksi bahkan tidak lagi diperbolehkan berjualan. Aturan ini sudah menjadi keputusan bersama antara pemerintah desa, BUMDes, tokoh masyarakat dan para pelaku usaha,”ujar Mukh Amin.
Saat ini, lanjut Mukh Amin, Kalikesek menawarkan beragam fasilitas mulai dari kolam keceh dan terapi ikan, kolam renang, oleh- oleh atau pusat kuliner, jeep adventure, kereta mini, wisata berkuda, homestay hingga panorama yang alami.
Kepala Desa Sriwulan, Sulistyo mengatakan, keberadaan Kalikesek kini telah berkembang jauh dari awal perintisannya dan sekarang telah memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat desa, salah satunya melalui program tanggungjawab sosial yang bersumber dari keuntungan pengelola wisata.
“Kami akan terus berinovasi dan menambah berbagai fasilitas agar semakin lengkap. Sekarang juga sudah dilengkapi homestay,” kata Sulistyo.
Ia mengaku optimistis perkembangan tersebut akan semakin memperkuat kontribusi wisata terhadap perekonomian desa. Terlebih, hingga pertengahan 2026, pendapatan kotor pengelolaan wisata tersebut telah mencapai Rp 4 miliar.
Kepala Diskominfo Kabupaten Kendal, Ardhi Prasetiyo mengatakan bahwa, pemerintah daerah terus mendukung pengembangan Wista Kalikesek ini melalui akses telekomunikasi.
“Kawasan wisata yang sebelumnya masuk dalam kategori blank sport, kini telah memiliki jaringan telekomunikasi setelah kami/ Diskominfo mengandeng penyedia layanan seluler untuk membangun menara pemancar,” kata Ardhi.
Ardhi berharap, dengan adanya jaringan telekomunikasi ini, bisa memberikan kenyamanan kepada wisatawan sehingga mereka betah dan berlama- lama di lokasi tersebut.(SPW)


