KLATEN, TERASMEDIAGO.ID – Satbinmas Polresta Klaten menyalurkan bantuan sosial berupa sembako kepada warga Desa Bener, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, yang terdampak kekeringan, Kamis (24/9/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Bhabinkamtibmas terhadap warga yang terdampak kondisi kemarau berkepanjangan.
Bantuan yang disalurkan berupa 20 paket beras dan 25 paket telur. Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya buruh tanam padi atau derep yang turut merasakan dampak kekeringan terhadap aktivitas pertanian.
Kasat Binmas Polresta Klaten AKP Sriyanto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bhabinkamtibmas yang berada di wilayah masing-masing dalam merespons kondisi masyarakat selama musim kemarau.
“Gerakan ini sebagai wujud kepedulian para Bhabinkamtibmas yang ada di wilayah. Di masa musim kemarau seperti ini, yang paling terdampak adalah buruh tandur karena mata pencahariannya bergantung pada aktivitas menanam,” ujar AKP Sriyanto.
Menurutnya, kondisi kemarau membuat aktivitas pertanian warga terhambat sehingga penghasilan yang biasanya diperoleh dari pekerjaan menanam dan memanen turut terdampak. Karena itu, bantuan beras beserta telur diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga.
“Makanya kami wujudkan saat ini di Desa Benner ini, sedekah beras beserta lauknya yaitu telur sebagai wujud kepedulian para Bhabinkamtibmas menanggapi atau merespons situasi kekeringan yang sampai dengan sekarang ini masih dirasakan,” katanya.
AKP Sriyanto menambahkan, kegiatan tersebut tidak berhenti di Desa Benner. Program serupa direncanakan berlanjut ke wilayah kecamatan lainnya di Kabupaten Klaten dengan melibatkan Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek masing-masing.
“Ini kegiatan perdana, nanti akan bergerak ke 26 kecamatan dipimpin langsung oleh Kapolseknya masing-masing dan semuanya sedekah dari para Bhabinkamtibmas yang ada di wilayah tersebut,” jelasnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi warga yang terdampak kekeringan. Kondisi musim kemarau diharapkan segera berakhir sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas di sektor pertanian dan memperoleh penghasilan seperti sebelumnya.
Sementara itu, Kepala Desa Bener, Suparni, sangat mengapresiasi bantuan dari Polresta Klaten dan jajaran Polsek Wonosari atas kepedulian yang diberikan kepada warganya. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi warga penerima serta menjadi rezeki yang membawa keberkahan.
“Matur suwun sanget dhumateng bapak-bapak polisi sedaya yang telah membantu. Saya selaku pemerintah desa juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolresta beserta jajarannya dan Bapak Kapolsek beserta jajarannya,” ujar Suparni.
Luas lahan pertanian di Desa Bener ada kurang lebih 100 hektar yang terdampak kekeringan. Saat ini sebagian besar sawah tidak ditanami. Namun, ada juga yang tetap hijau produktif, karena memperoleh air dari sumur dalam.
“Lahan yang berada di sebelah timur balaidesa ini tetap bisa tanam, karena menggunakan air sumur dalam yang kami buat pada tahun 2024 lalu. Untuk yang sebelah barat, banyak yang kekeringan,” lanjut Suparni.
Kondisi ini terdampak pada para buruh tani. Yang biasanya mereka bisa bekerja di sawah, sudah beberapa bulan ini tidak bekerja, sehingga tidak mempunyai penghasilan.
Warga penerima bantuan, Sumiyati (57 ) dan Sri Mulyani (56 ) mengaku sudah hampir 6 bulan tidak bekerja. Mereka biasanya menerima upah Rp50.000 untuk tandur (menanam padi), nyorok, atau matun (menyiangi rumput).
“Sudah lama kami tidak mburuh ini, sehingga kebutuhan rumah tangga dibantu sama anak-anak,” kata Sri Mulyani.
Dengan adanya bantuan sembako ini, dirinya sangat bersyukur, bisa untuk menyambung hidup.
“Alhamdulillah, terimakasih menerima bantuan dari Pak Polisi, semoga sehat selalu, rejekinya mengalir terus,” katanya. (Hasna)


