KLATEN, terasmediago.id – Wamen Dikdasmen RI, Fajar Riza Ulhaq melakukan kunjungan kerja ke Klaten, Jawa Tengah, untuk meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (5/8/2025).
Wamen didampingi Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, Kadinas Pendidikan Klaten, Titin Windiyarsih, jajaran Forkopimcam Ceper, dan pejabat lainnya.
Lokasi pertama yang didatangi Wamen yaitu SDN Mlese, Kecamatan Ceper dan lokasi kedua di SMPN 3 Klaten.
Dalam kunjungannya di SDN Mlese, nampak Wamen Fajar berdialog dengan siswa sebelum menikmati MBG.
Bahkan beberapa anak menerima hadiah berupa tas ransel beserta seperangkat alat sekolah, saat siswa berani maju ke depan menjawab pertanyaan Wamen. Bahkan Wakil Bupati Benny, juga menambahi hadiah.
Menurut Wamen Fajar, pelaksanaan MBG di Klaten sudah baik. Hanya saja, perlu ditingkatkan susunan menunya, agar anak-anak mau menyantapnya.
“Dari hasil dialog dan melihat secara langsung, pelaksanaan MBG di Klaten sudah cukup baik. Tadi ada anak yang tidak mau makan karena masih kenyang sudah sarapan di rumah,” kata Fajar.
Menurut Kepala Sekolah setempat, pelaksanaan MBG di SDN Mlese sudah berjalan satu bulan, dengan menu bervariasi.
“MBG di sekolah kami sudah berjalan satu bulan, dan anak-anak sangat antusias menyambutnya,” ujar Kepsek Joko Sulistyo.
Di SDN Mlese, jumlah siswa yang menerima MBG ada 114.
Salah seorang siswa kelas 3, Muhammad Syahbani mengaku senang dengan adanya MBG ini.
Apalagi dalam kesempatan tersebut, Bani, begitu panggilannya, menerima hadiah tas dan seperangkat alat sekolah dari Wamen dan Wakil Bupati.
“Senang mendapatkan makan gratis dan hadiah dari Pak Menteri. Semoga makan gratisnya jalan terus, karena menunya enak. Ada sayur, ayam, susu, dan buah,” kata Bani.
Menurut Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, ditargetkan sampai akhir tahun 2025, semua anak sekolah menerima program MBG, yang tersebar di 26 kecamatan.
“Targetnya sampai akhir tahun, semua siswa menerima program MBG ini, semoga terlaksana,” kata Benny.
Saat ini, di Klaten ada 3 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang baru beroperasi.(Hasna)









