Beranda Berita Untuk 2 Tahun Terakhir, Keberadaan Pelaku UMKM di Kendal Terus Meningkat, Ini...

Untuk 2 Tahun Terakhir, Keberadaan Pelaku UMKM di Kendal Terus Meningkat, Ini Harapan Bupati

72
0
Bupati foto bersama.(Foto:SJ/ SPW)

KENDAL, SAPA Jateng.id– Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari membuka acara Bazar UMKM di Stadion Utama Kebondalem, yang digelar oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah(Disdagkop UKM) Kabupaten Kendal, selama dua hari, mulai hari ini Sabtu 23- 24 Agustus 2025.

Bazar UMKM yang bertema “UMKM Tangguh, Ekonomi Kuat” ini, diikuti oleh puluhan pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Kendal.
Dalam sambutannya, bupati menyampaikan, bahwa kegiatan Bazar UMKM kali ini, tak lain untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasai masyarakat di dalam mempromosikan produk- produk UMKM.

Bupati mengucapkan terima kasih kepada para pelaku UMKM yang telah berpartisipasi dalam kegiatan bazar UMKM selama dua hari ini.

“Saya berharap, kegiatan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mendukung produk- produk lokal dan perekonomian masyarakat Kabupaten Kendal. Jika UMKMnya meningkat, tentu penghasilannya juga meningkat,” harap bupati.

Bupati menyampaikan, bahwa pelaku UMKM di Kabupaten Kendal hingga detik ini berjumlah 33.394. Dengan jumlah sebanyak ini, otomatis mereka telah mendukung peningkatan perekonomian masyarakat yang ada di Kabupaten Kendal.


Keberadaan UMKM di Kabupaten Kendal ini, lanjut bupati, memang luar biasa. Sehingga bisa mengalahkan keberadaan Kawasan Industri Kendal. Sebagai contoh jika terjadi perubahan global, yakni, seperti adanya Covid- 19, banyak perusahaan- perusahaan besar yang gulung tikar dan mem PHK ribuan tenaga kerja.

Tapi, dengan kejadian tersebut, para pelaku UMKM justru malah bisa semakin besar, karena UMKM ini bisa bertahan dan justru terus bergerak memproduksi produk- produk lokal.

“Maka dari itu, ayo dukung para pelaku UMKM untuk terus bersemangat, berkarya membangun Kendal lewat pengembangan produk- produk yang digelutinya,” ucap bupati.

Bupati menyampaikan permohonan maaf kepada DisdagkopUKM dan para pelaku UMKM, karena hingga saat ini, Pemkab Kendal belum bisa maksimal membantu anggaran untuk pengembangan UMKM yang ada di Kabupaten Kendal.

Meski demikian, atas nama Pemkab Kendal, pihaknya akan terus berupaya agar kegiatan UMKM bisa berjalan dengan baik dan menarik masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan UMKM ini, yang tentu harapannya perekonomian masyarakat bisa meningkat.

Menurut bupati, produk- produk UMKM di Kabupaten Kendal ini cukup beragam, salah satunya yakni kopi. Kopi ini, di setiap ada kegiatan bazar, dipastikan ada, karena kopi ini merupakan pruduk favorite bagi masyarakat, baik Kendal maupun masyarakat luar Kendal.

“Kopi Kendal ini kualitasnya tidak kalah jika dibanding dengan Kabupaten lain. Maka dari itu, bagaimana kita bisa mengembangkan kopi ini dari hulu hingga hilir, agar para petani tidak hanya bisa menjual biji kopinya ke masyarakat Kendal dan sekitarnya saja, tapi juga bisa menanam pohon kopinya,” ungkapnya.

Kepala DisdagkopUKM Kabupaten Kendal, Toni Ari Wibowo, mengatakan, bawa Bazar UMKM ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Pemkab Kendal setiap tahunnya.

Menurut Toni Ari Wibowo, setiap tahun atau dua tahun terakhir, pelaku UMKM di Kabupaten Kendal terus meningkat. Di tahun 2023 para pelaku UMKM tercatat sekitar 20.103. Di tahun 2024 naik cukup signifikan menjadi sebanyak 39.394.

“Ini kenaikan yang luar biasa. Dari jumlah ini, memang 47 persen ada di sektor perdagangan. Yang lainnya tersebar mulai dari sektor pertanian, perikanan dan sektor riil serta lainnya,” ungkap Toni Ari Wibowo.

Potensi UMKM di Kahupaten Kendal yang luar biasa ini, diakuinya masih banyak hambatan, mulai dari Sarpras, legalitas, perizinan dan kemampuan dari teman- teman managemen maupun berbagai permasalahan pemasaran.

“Di tahun 2025 ini, penekanan dari Pemda Kendal adalah perizinan, yang kedua pelatihan dan yang ketiga adalah managemen keuangan.

“Sedangkan penguatan kita adalah digital marketing. Dan kami berharap, pelaku UMKM yang jumlahnya 39.394 ini, agar terus berpartisipasi secara aktif dalam setiap ada kegiatan,” harapnya.

Selain itu, dia juga meminta kepada pegawainya untuk terus mengikuti perkembangan di medsos atau grup- grup lain yang berpotensi bisa diberikan informasi terkait dengan pelatihan UMKM, maupun digital marketing dan lain sebagainya.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini