Beranda Berita Utama Kirab Budaya Masyarakat Kampung Klurahan Wujud Syukur Panen Melimpah

Kirab Budaya Masyarakat Kampung Klurahan Wujud Syukur Panen Melimpah

91
0

SUKOHARJO, TERAS MEDIAGO.ID – Ratusan warga Kampung Klurahan, Sukoharjo, Jawa Tengah, mengikuti kirab budaya yang digelar pada Sabtu siang sampai sore (25/10/2025).

Kirab budaya ini menampilkan berbagai atraksi kesenian, seperti reog, kentongan, kelompok petani, kelompok emak-emak, dan juga pelestari burung hantu P4S Harmoni, dan lain-lain.

Kirab berlangsung khidmat dan meriah. Dua gunungan hasil bumi diarak mengelilingi kampung. Di sepanjang jalan, warga antusias menyambutnya dengan mengabadikan lewat ponsel.

Menurut Kardiman, salah seorang tokoh masyarakat menjelaskan, kirab budaya ini sebagai simbol wujud syukur warga, atas berkah panen yang melimpah.

“Kirab ini sebagai wujud syukur kami warga Kampung Klurahan, yang telah diberi panen melimpah oleh Tuhan YME. Semua potensi yang ada, ikut serta dalam kirab ini,” jelas Kardiman.

Hadir Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo, yang sekaligus Camat Sukoharjo, Havid Danang Purnomo Widodo, serta tamu undangan lainnya.

Rombongan kirab berhenti di depan Makam GKPH Suryobroto atau yang lebih terkenal dengan sebutan Kyai Langsur, tokoh setempat.

Sebagian peserta kirab memasuki makam untuk melakukan Sekaran Ageng. Di antaranya Plt Kadisdik Havid Danang, tokoh masyarakat, dan tamu undangan.

Dengan khusuk rombongan memanjatkan doa bersama, dilanjutkan nyekar Kiai Langsur beserta istri-istrinya.

“KGPH Suryobroto atau Kiai Langsur adalah tokoh setempat yang sangat dihormati warga. Jadi kirab ini, selain sebagai simbol wujud syukur, sekaligus ingin mengenalkan kepada masyarakat luas akan budaya wisata sejarah di Kampung Klurahan ini,” jelas Havid Danang.

Kegiatan budaya ini, lanjut Havid juga sebagai bentuk penghormatan warga terhadap para leluhur, yang telah berjasa meninggalkan peradaban dan nilai-nilai luhur yang sampai sekarang masih dijalankan.

Selesai Sekaran Ageng, kirab dilanjutkan lagi menuju panggung kehormatan. Di tempat terakhir ini, ratusan warga sudah menunggu dua gunungan tersebut.

Setelah didoakan tokoh agama setempat, dalam waktu sekejap dua gunungan hasil bumi tersebut ludes diperebutkan.

Salah seorang warga, Marmi, mengaku senang karena dirinya berhasil memperoleh aneka sayuran.

“Senang ini mendapat aneka sayuran, nanti dimasak dinikmati seluruh keluarga,” kata Marmi penuh semangat.

Warga berharap, kirab rutin dilaksanakan setiap tahun, untuk nguri-uri budaya leluhur sekaligus mempererat persaudaraan antar warga.(Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini