Beranda Berita Utama Peternak Ayam Gelar Aksi Damai Tuntut Pemerintah Menurunkan Harga Pakan dan Menaikan...

Peternak Ayam Gelar Aksi Damai Tuntut Pemerintah Menurunkan Harga Pakan dan Menaikan Harga Telur

6
0
Bupati saat sedang memberikan sambutan di depan ribuan peserta demo.(Foto:TM/ SPW)

KENDAL, TERASMEDIAGO.ID-Ribuan orang yang mengatasnamakan Peternak Ayam Kendal melakukan aksi damai menuntut pemerintah untuk menurunkan harga pakan dan menaikan harga telur.

Aksi yang digelar di Alun- alun Kendal, pada Senin 10 Agustus 2026 ini, diikuti 1200 orang dengan 147 mobil dan membawa 15 ribu ekor ayam untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk protes kepada pemerintah.

“Harga telur tidak pernah naik, sementara pakan naik sudah 5 kali sejak beberapa bulan terakhir. Katanya telur akan naik di harga 26 ribu, akan tetapi hingga saat ini masih dikisaran 19 ribu rupiah dari kandang,”kata salah satu peserta demo bernama Bakir.


Menurut Bakir, jika kondisinya masih seperti ini, dimungkinkan peternak ayam akan mengalami kebangrutan. Menurutnya, keberadaan MBG juga tidak menjadikan kondisi lebih baik, karena mereka mbeli telur hanya Rp 19 ribu dari peternak.

“Saya meminta kepada pemerintah pusat agar bisa menaikan harga telur dari peternak menjadi Rp 26 ribu,”jelasnya.

Ketua KPUS Kabupaten Kendal, Suwardi mengatakan, aksi demo yang dilakukan ini untuk menyampaikan pesan kepada pemerintah pusat bahwa peternak ayam hari ini bergerak serentak di delapan kabupaten.

“Tetapi di Kendal ini, semua yang datang murni peternak dari Kendal. Kami hadir dengan 147 mobil membawa 15 ribu ekor ayam untuk kami bagikan kepada masyarakat. Sedangkan peserta yang hadir pada aksi ini sekitar 1200 peserta,”kata Suwardi yang juga Anggota DPRD Kabupaten Kendal ini.

Suwardi menambahkan bahwa pesan yang disampaikan pada aksi ini pertama adalah, pemerintah pusat harus bisa menurunkan harga pakan ternak, karena biaya produksi adalah 70 persen dari pakan.

Kedua pemerintah pusat juga harus hisa menaikan harga telur. Dan yang ketiga bantuan stabilitas pangan bisa diperpanjang sampai enam bulan, sedangkan yang keempat adalah bantuan pangan dari pemerintah kepada masyarakat penerima manfaat, berupa minyak goreng dan beras bisa ditambah dengan telur untuk mengurai kondisi yang dialami oleh peternak ayam saat ini.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari yang menemui para pendemo mengucapkan apresiasi kepada para peserta aksi damai yang tergabung dalam koperasi peternak unggas ini.

Bupati menyampaikan bahwa, pihaknya menyadari khususnya yang ada di Kabupaten Kendal terkait kondisi yang dihadapi para peternak ayam, yakni harga telor yang rendah, sementara harga pakan ternak terus merangkak naik.

“Kami atas nama pemerintah daerah mendukung penuh, dan akan menyampaikan aspirasi ini ke pemerintah pusat, termasuk upaya- uapaya dari pemerintah kabupaten, salah satunya menyelenggarakan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini