KENDAL, TERASMEDIAGO.ID-Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari bergerak cepat menanggapi laporan musibah hanyutnya enam mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang di aliran Sungai Genting Jolinggo, Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Selasa (4/11/2025).
Begitu menerima laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal, bupati langsung menginstruksikan langkah cepat untuk melakukan pencarian dan penyelamatan korban.
Bupati menyampaikan bahwa, seluruh unsur gabungan bekerja dengan sigap dan terkoordinasi di lapangan. Selain itu, bupati yang akrab disapa Mbak Tika ini, meninjau korban bencana di Puskesmas Singorojo 1.
Menurut bupati, hingga pukul 19.35 korban yang sudah ditemukan baru tiga orang.

Ketiganya sudah dilakukan visum oleh dokter Puskesmas Singorojo dan sudah dilakukan penjahitan luka yang terdapat di sejumlah titik.
Setelah itu, ketiga jenazah akan dibawa ke RSUD Soewondo Kendal dan keluarganya juga sudah dihubungi untuk langsung menuju ke RSUD Soewondo Kendal untuk penanganan lebih lanjut.
“Karena protapnya paling akhir adalah pukul 18.00, maka pencarian korban dihentikan dan akan dilanjutkan besok pagi pukul 07.00 atau Rabu 5 November 2025,”terang bupati.
Meski demikian, petugas tetap melakukan pemantauan selama 24 jam di sekitar lokasi tenggelamnya para korban itu.(SPW)









