Beranda Berita Utama Tembok SMA Negeri 1 Polanharjo Roboh Akibat Tergerus Hujan Deras

Tembok SMA Negeri 1 Polanharjo Roboh Akibat Tergerus Hujan Deras

90
0

KLATEN, TERASMEDIAGO.ID — Tergerus hujan deras, tembok pagar SMA Negeri 1 Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, roboh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Menurut keterangan Kepala SMAN 1 Polanharjo, Suliman, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa sore (2/12) sekitar jam 17.30 WIB.

Saat kejadian, intensitas hujan sangat tinggi mengguyur kawasan sekolah dan sekitarnya. Diduga tembok roboh akibat desakan tanah dari luar yang tergerus air. Karena desakan sangat kuat, dinding akhirnya roboh ke timur.

Panjang pagar yang roboh sekitar 30 meter dari total 120 meter. Yang roboh bagian tengah. Tembok sisi kanan dan kiri juga rawan, meskipun masih berdiri.

Beruntung, saat kejadian tidak ada aktifitas siswa di lokasi, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

“Saat kejadian itu hujannya deras sekali, sekitar jam 17.30 WIB. Terdengar ada suara gemuruh dari sisi barat, ternyata tembok ini yang roboh. Tempat ini biasanya untuk parkir sepeda motor siswa,” jelas Suliman, saat ditemui di sekolah, Rabu (3/12/2025).

Tembok tersebut usianya sudah tua, dan semakin diperparah karena tidak dilengkapi tulangan besi

Dari peristiwa tersebut, kerugian sekitar Rp150 juta. Untuk sementara parkir motor siswa dialihkan di lapangan.

Setelah menerima laporan kejadian, Tim Siaga Bencana Bhayangkara Polres Klaten bersama Polsek Polanharjo, instansi terkait, serta relawan gabungan Polanharjo (Forepo) langsung turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan puing-puing tembok.

Gotong-royong dimulai Rabu siang sekitar pukul 13.00 WIB sampai selesai. Hal ini dilakukan agar aktifitas kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

“Kurang lebih selama satu setengah jam, seluruh puing tembok yang roboh berhasil kami bersihkan. Alhamdulillah kegiatan berjalan aman, lancar, dan terkendali,” kata Kapolsek Polanharjo, AKP Abdillah.

Kapolsek menambahkan, bahwa sebagian tembok yang masih berdiri dinilai berpotensi membahayakan. Oleh karena itu, pihak sekolah menutup total area parkir untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

“Dari Bapak Kepala Sekolah tadi, hari ini lokasi tembok roboh ditutup. Tidak ada aktifitas di sepanjang parkiran ini. Jadi nanti dianalisa apakah ini bisa digunakan atau tidak, kalau tidak nanti dibongkar,” ujar AKP Abdillah. (Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini