Beranda Berita Utama Rektor UMJ Ajak Alumni MBS Zamzam Cilongok Jaga Akhlak dan Perluas Pengalaman...

Rektor UMJ Ajak Alumni MBS Zamzam Cilongok Jaga Akhlak dan Perluas Pengalaman Sosial

12
0

BANYUMAS,TERASMEDIAGO.ID– Pondok Pesantren Modern (PPM) Zam-Zam Muhammadiyah menggelar Haflah Takharruj Ke-12 di Aula Kampus 2 Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum pelepasan sekaligus apresiasi bagi 260 santri kelas XII SMA Muhammadiyah Boarding School (MBS) Zam-Zam yang telah menyelesaikan pendidikan mereka di lingkungan pesantren.

Acara berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Kaila Nur Indriani, santriwati kelas XI C.

Suasana semakin semarak saat lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars Zam-Zam dikumandangkan oleh Paduan Suara Zam-Zam di bawah arahan Riswanto.

Prosesi wisuda menjadi puncak rangkaian kegiatan yang diikuti pembacaan ikrar alumni serta pemberian penghargaan kepada santri berprestasi.

Sebanyak 19 penghargaan diberikan kepada 17 santri atas capaian di bidang tahfiz Al-Qur’an, prestasi akademik dan nonakademik, kemampuan bahasa, hingga keteladanan karakter.

Perwakilan wali santri, Dr. Ahmad Tahir, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh guru, ustaz, dan ustazah yang telah mendampingi putra-putri mereka selama menempuh pendidikan di pesantren.

Menurutnya, para santri tidak hanya pulang dengan capaian akademik dan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga membawa bekal adab dan karakter yang menjadi modal utama menghadapi kehidupan.

“Jaga nama baik almamater kalian, karena dalam diri kalian telah melekat gelar mulia sebagai seorang santri yang akan dibawa hingga akhir hayat,” pesannya kepada para wisudawan.

Kepala SMA MBS Zam-Zam, Pandi Yusron, menyampaikan dalam laporan pendidikan bahwa seluruh santri tahun ini berhasil lulus 100 persen.

Ia menjelaskan bahwa dari total 260 lulusan yang terdiri atas 121 wisudawan dan 140 wisudawati, rata-rata nilai ujian sekolah mencapai 90,50 dengan nilai tertinggi 96,6.

Selain itu, para santri juga menunjukkan prestasi yang sangat baik di bidang keislaman dan pengembangan diri. Diketahui bahwa 84 persen santri telah menghafal 3–10 juz Al-Qur’an, 12 persen menghafal 10–20 juz, dan 4 persen berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz.

Selama masa pendidikan, mereka juga meraih 365 medali dari berbagai kompetisi, mulai tingkat kabupaten hingga internasional.

Pandi Yusron menyatakan, data ini menunjukkan bahwa lulusan MBS Zam-Zam tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter, prestasi, dan kompetensi yang siap bersaing di tingkat lokal, nasional, hingga global.

Selain itu, dari sisi studi lanjut, sebanyak 157 santri telah diterima di berbagai perguruan tinggi. Di antaranya 77 santri diterima di perguruan tinggi negeri melalui berbagai jalur seleksi nasional, dua santri diterima di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, serta 52 santri mengikuti program double track ke Jerman.

Direktur PPM Zam-Zam Muhammadiyah, Arif Fauzi, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para santri dalam menyelesaikan pendidikan mereka.

Ia menjelaskan bahwa sejak berdiri, MBS Zam-Zam telah meluluskan 1.576 alumni yang berasal dari 20 provinsi di Indonesia.

Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bukti kontribusi Muhammadiyah dalam mencetak kader umat dan bangsa melalui pendidikan pesantren.

Ia berpesan kepada para lulusan agar berpegang teguh pada Al-Qur’an, menjaga hubungan baik dengan guru, serta memilih lingkungan pergaulan yang positif.

Ia juga menyampaikan perkembangan pembangunan Masjid Kampus Putri yang berdiri di atas lahan 900 meter persegi, terdiri dari empat lantai, dengan anggaran sekitar Rp12,5 miliar dan ditargetkan selesai dalam satu tahun.

“Berpegang pada Al-Qur’an, bersama orang saleh, dan menjaga silaturahmi dengan guru akan membantu melewati tantangan di luar sana,” kata Arif Fauzi.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Jawa Tengah, Maryanto, menegaskan pentingnya pendidikan karakter dalam mencetak generasi penerus bangsa.
Menurutnya, Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah.

“Bangsa ini membutuhkan anak-anak yang tidak hanya pandai secara ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlakul karimah,” tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas, Drs. H. Agus Miftah, mengapresiasi para santri dan wali santri yang telah mempercayakan pendidikan kepada Muhammadiyah.

Ia berharap para alumni mampu menjadi calon pemimpin bangsa yang berkarakter kuat dan berakhlak mulia.

Puncak acara diisi dengan Khutbah Takharruj oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Prof. Dr. Ma’mun Murod Al-Barbasy, M.Si.

Dalam tausiyahnya, ia mengajak para alumni untuk terus mengembangkan tiga kecerdasan utama, yakni kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ).

Menurutnya, kesuksesan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan integritas yang dapat diasah melalui aktivitas organisasi.

“Jangan hanya berhenti pada nilai dan IPK yang tinggi. Aktiflah di organisasi kemahasiswaan untuk mengembangkan kepemimpinan dan pengalaman sosial,” pesannya.

Sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan mereka, para wisudawan dan wisudawati turut menyerahkan wakaf logam mulia seberat 8 gram kepada PPM Zam-Zam Muhammadiyah sebagai dukungan bagi pengembangan sarana dan prasarana pesantren.

Haflah Takharruj Ke-12 PPM Zam-Zam Muhammadiyah tidak hanya menjadi momen pelepasan santri, tetapi juga peneguhan komitmen pesantren dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik, matang secara emosional, kokoh dalam spiritualitas, serta siap memberikan kontribusi terbaik bagi umat, bangsa, dan persyarikatan Muhammadiyah. (Tarqum Aziz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini