Beranda Berita Utama Viral di Medsos Motor KDMP Desa Jetis Nyungsep ke Sawah Diduga Gas...

Viral di Medsos Motor KDMP Desa Jetis Nyungsep ke Sawah Diduga Gas Macet

39
0

KLATEN, TERASMEDIAGO.ID – Nasib apes dialami Oriza Febri, salah seorang perangkat Desa Jetis, Kecamatan Juwiring, Klaten, Jawa Tengah. Potongan video saat sepeda motor milik KDMP yang ia kendarai nyungsep di sawah diduga terjadi karena gas motor tiba-tiba macet.

Video yang viral di medsos memperlihatkan perangkat desa tengah mengendarai sepeda motor roda tiga dengan kecepatan tinggi. Di bak belakang ada dua perangkat berseragam kheki yang ikut membonceng, sambil melambai-lambaikan tangan. Dalam video yang sama, motor KDMP tersebut nyungsep ke sawah. Beberapa perangkat desa dan warga bergotong-royong mengevakuasi motor anyar tersebut.

Menurut Oriza Febri saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, video tersebut terdiri dari dua video yang digabung.

Video awal saat perangkat desa naik motor KDMP bersama-sama, yang mengendarai adalah Saeful. Mereka memakai motor A pada jam 10.30 pada hari Selasa (4/8/2026). Sebetulnya, motor A ini tidak mengalami kecelakaan. Yang berada di bak belakang, salah satunya Oriza Febri.

Lalu pada jam 13.00 pada hari yang sama, Oriza Febri mengendara motor KDMP yang satunya lagi atau yang B. Karena setiap KDMP di Klaten, mendapat jatah dua motor roda tiga yang sudah dibagikan sejak satu bulan yang lalu.

Sekitar 100 meter sampai 200 meter keluar dari halaman balaidesa Jetis, gas motor tetiba macet, karena tidak bisa menguasai, motor akhirnya nyungsep.

“Jadi, itu dua video yang berbeda, lalu digabungkan menjadi satu. Entah siapa yang menggabungkan dan entah siapa yang mengupload ke medsos, saya tidak tahu. Untuk video awal yang seolah-olah ngebut, itu juga tidak benar, itu video dipercepat, sehingga kesannya ngebut. Karena apa? Karena motor KDMP ini tidak bisa untuk ngebut,” jelas Febri.

Dari kejadian tersebut, Camat Juwiring Nindyarini Budi Wardhani menghimbau kepada semua warga, untuk berhati-hati saat menggunakan sepeda motor KDMP atau mobil, agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

“Kami berharap, semua warga pengurus KDMP maupun perangkat desa, agar berhati-hati dalam menggunakan fasilitas KDMP. Semua harus dipastikan dulu mesin dan kelengkapan onderdilnya, agar tidak berakibat fatal,” ucap Nindyarini.

Sebagai informasi tambahan, menurut pengakuan perangkat desa, saat pengambilan sepeda motor di Kodim Klaten sekira satu bulan yang lalu, masih ada kekurangan mur baut. Ditambah mesin cepat panas. Untuk menempuh perjalanan sekira 20 kilometer saja, motor harus berhenti 3 kali untuk mendinginkan mesin. (Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini