Beranda Berita Utama Bupati Buka Workshop Kepemimpinan Pemuda Tahun 2026, Ini yang Disampaikan

Bupati Buka Workshop Kepemimpinan Pemuda Tahun 2026, Ini yang Disampaikan

136
0

KENDAL, TERASMEDIAGO.ID– Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari membuka Acara Workshop Kepemimpinan Pemuda Tahun 2026 yang dilaksanakan di River Walk Boja, Rabu(10/06/ 2026) sore.

Hadir di acara ini, Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid beserta jajaran, Ketua DPD KNPI Kendal terpilih, Nattaya Kenenza, Program Officer Lapenkopwil Jawa Tengah, Zaenal Arifin, Para Ketua dan Pengurus Organisasi Kepemudaan, dan para Pemuda di Kendal.

Dalam sambutannya, bupati menyambut baik dilaksanakannya kegiatan workshop ini, dan mengapresiasi atas kiprah dan peran serta para Pemuda selama ini. Terutama kontribusinya terhadap kehidupan sosial, menjaga kondusivitas wilayah dan pembangunan daerah di Kabupaten Kendal.

“Kegiatan ini menjadi sangat penting, karena dilaksanakan pada bulan Lahirnya Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni. Ini sebuah momentum yang mengingatkan kita akan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, sesuai tema kegiatan workshop kali ini “Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Kepemimpinan Pemuda yang Berintegritas dan Berdaya Saing”,ungkap bupati.


Menurut bupati, ketika berbicara tentang pemuda, sesungguhnya semua yang ada sedang berbicara tentang masa depan. Kemajuan Kabupaten Kendal, bahkan kemajuan Indonesia pada 10, 20, atau 30 tahun yang akan datang sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda hari ini.

Sejarah bangsa Indonesia menunjukkan bahwa setiap perubahan besar selalu melibatkan pemuda.

“Kita mengenal Kebangkitan Nasional tahun 1908, Sumpah Pemuda tahun 1928, Proklamasi Kemerdekaan tahun 1945, hingga berbagai momentum penting dalam perjalanan bangsa. Di balik semua peristiwa tersebut terdapat energi, keberanian, dan idealisme pemuda,”terang bupati.

Menjadi pemuda bukan sekadar persoalan usia. Menjadi pemuda berarti memiliki, semangat untuk belajar, keberanian untuk berinovasi, kemauan untuk berkontribusi dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton perubahan. Pemuda harus menjadi pelaku perubahan bagi daerah Kita tercinta ini.

“Kita membutuhkan generasi muda yang mampu menghadirkan gagasan-gagasan baru, mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat, serta mampu menjadi jembatan kolaborasi antara Pemerintah dan masyarakat,”ungkap bupati.

Dikatakan, bahwa Kabupaten Kendal saat ini terus berkembang menjadi daerah yang maju, kompetitif, dan memiliki potensi besar dalam berbagai sektor. Pemkab. Kendal tidak dapat bekerja sendiri, diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda.

Pemuda harus menjadi garda depan dalam inovasi, digitalisasi, dan kewirausahaan sosial yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. Diharapkan, pemuda Kendal menjadi pelopor dalam menyebarkan narasi positif dan menangkal hoax yang dapat memecah belah masyarakat.

Melalui kegiatan workshop ini, diharapkan dapat menjadi ruang belajar, ruang bertukar pengalaman, dan ruang membangun jejaring yang bermanfaat bagi seluruh peserta khususnya pemuda.

“Saya ingin forum ini tidak berhenti di sini saja. Setelah workshop ini, saya ingin ada langkah nyata. Pemuda, Karang Taruna, dan Pemerintah Daerah, mari terus bergerak bersama. Jika ada ide, sampaikan. Jika ada keresahan, ceritakan. Pemerintah adalah rumah tempat Kalian bisa berdiskusi dan berkolaborasi,”pinta bupati.

Dengan sinergi dan kerja sama yang baik, InsyaAllah kondusivitas wilayah Kabupaten Kendal bisa terwujud, sehingga pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Kendal dapat berjalan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat.

Ketua DPD KNPI Kendal terpilih, Nattaya Kenenza, mengatakan, acara ini merupakan pertemuan awal dengan para pengurus KNPI Kendal dan OKP.

“Dan kebetulan juga, saat ini KNPI Kendal ada perubahan pengurus dan menunggu acara pelantikan, sehingga pertemuan ini diharapkan agar teman-teman bisa saling kenal satu sama yang lain,”kata Nattaya.

Disinggung terkait dengan nilai-nilai Pancasila, Nattaya menyampaikan bahwa, sebagai anak muda, pastinya harus bisa mengamankan nilai-nilai Pancasila.

“Memang ada beberapa anak muda yang belum terlalu paham tentang nilai- nilai pancasila, maka apapun yang kita jalani selama ini harus bisa selaras dan sesuai dengan norma- norma yang ada,”kata Nattaya.

Menurut Nattaya, workshop yang mengambil tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Kepemimpinan Pemuda yang Berintegritas dan Berdaya Saing tentang Pancasila” ini, tentu agar teman- teman bisa mendapatkan ilmu-ilmu yang lebih banyak, agar bisa menerapkan ilmu tersebut di kehidupan sehari- hari sesuai norma- norma yang terkandung dalam Pancasila.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini