KENDAL, TERASMEDIAGO.ID– Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menghadiri acara Sosialisasi Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026 di Aula Balai Desa Karangmulyo, Kecamatan Pegandon, Senin(22/ 06/ 2026).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada calon penerima manfaat sekaligus memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran.
Dalam sambutannya, bupati menegaskan bahwa BLT DBHCHT bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud kasih sayang dan kepedulian pemerintah kepada buruh tani tembakau dan buruh tani cengkeh yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
“Kesejahteraan sosial merupakan harapan semua orang dan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Kendal. Dalam menyelenggarakan kesejahteraan sosial Pemkab. Kendal tidak bisa bekerja sendiri, akan tetapi perlu adanya sinergi dari pemerintah dari tingkat desa sampai dengan pusat,”kata bupati.
Menurut bupati, anggaran tahun 2026 yang dialokasikan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) bagi buruh tani tembakau dan buruh tani cengkeh di Kabupaten Kendal sebanyak 6.679 orang, untuk Kecamatan Pegandon dari 10 desa ada sebanyak 326 penerima, dan di Desa Karangmulyo ini ada sebanyak 68 penerima.
Penyaluran BLT DBHCHT ini dalam 1 tahap melalui PT. POS, karena tahun ini ada efisiensi anggaran yang semula Rp1.200.000,00 (Satu Juta, Dua Ratus Ribu Rupiah) per-orang, maka tahun ini akan mendapatkan Rp600.000,00 (Enam Ratus Ribu Rupiah) per-orang.
Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi dan perhatian Pemerintah kepada buruh tani tembakau. Pemerintah akan terus berusaha hadir untuk meringankan sedikit beban, namun semangat dan daya juang tetap harus tumbuh dari diri kita sendiri.
“Bantuan ini bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi bentuk kasih sayang Pemerintah kepada para buruh tani tembakau dan buruh tani cengkeh yang selama ini telah menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Saya tahu pekerjaan mereka tidak mudah, panas, hujan, dan harga pasar yang sering tak menentu. Karena itu, bantuan ini semoga menjadi dorongan untuk terus semangat, menabung, dan mengembangkan usaha agar keluarga semakin mandiri dan sejahtera,”ungkap bupati.
Bupati berpesan kepada buruh tani tembakau, untuk terus bekerja keras dan produktif, memanfaatkan bantuan sebagai dorongan untuk mandiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Mari bersama-sama mengawasi dan memerangi hadirnya rokok ilegal di masyarakat, yang merugikan negara dan masyarakat. Saya percaya, kekuatan Kendal bukan hanya pada hasil buminya, tapi pada rasa gotong royong warganya. Mari saling jaga, saling dukung, dan saling mengingatkan. Ketika kita bersama-sama menjaga kejujuran dan semangat kerja, maka hasil dari setiap tetes keringat kita akan membawa berkah yang jauh lebih besar,”paparnya.
Bupati berharap, bantuan ini bisa membawa keberkahan bagi keluarga penerima dan bisa digunakan sebaik-baiknya, dan terus menanamkan semangat gotong royong serta kejujuran kepada anak-anak.(SPW)









