Beranda Ekonomi Dalam Waktu Sekejap, Semangka 2 Hektar di Desa Demakijo Ludes Diserbu Pengunjung

Dalam Waktu Sekejap, Semangka 2 Hektar di Desa Demakijo Ludes Diserbu Pengunjung

99
0

KLATEN, TERASMEDIAGO.ID – Luar biasa! Hanya dalam waktu kurang dari satu jam, semangka yang ditanam di lahan 2300 meter persegi, ludes dipetik para pengunjung.

Wisata petik buah semangka ini berlangsung di Desa Demakijo, Kecamatan Karangnongko, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (7/10/2025).

Ratusan warga dari berbagai daerah, mendatangi lokasi panen semangka bersama Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo dan jajarannya.

Setelah diawali petik semangka oleh Bupati, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Iwan, Pj Sekda Joko Purwanto, Kades Demakijo Ery Karyatno, wisata petik semangka lalu dibuka untuk umum.

Saat bupati melakukan seremonial, ratusan warga sudah menyemut di sekitaran lokasi. Sehingga tidak heran bila dalam waktu kurang dari satu jam, semangka biji dan non biji tersebut, ludes dipetik warga.

“Rencananya wisata petik buah semangka ini akan berlangsung dua hari, namun karena antusiasme warga sangat luar biasa, hanya sekian jam sudah habis,” jelas Kades Ery.

Untuk semangka berbiji, pengunjung harus membayar Rp 3000, dan non biji Rp 8000. Selain itu, pengunjung juga bisa memetik tomat seharga Rp 5000 dan terong Rp 2000. Ini hitungannya per kilogram.

Kades Ery menjelaskan, semangka ini ditanam di lahan milik kas desa yang tandus pinggir jalan tol, seluas 2300 meter persegi. Ada kurang lebih 1700 pohon semangka yang ditanam.

Yang menanam adalah petani milenial yang tergabung dalam Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Tani Makmur Desa Demakijo.

“Tanam semangka ini memanfaatkan tanah kas desa yang lama nganggur atau terbengkalai. Pengairannya dengan sistem tetes, sehingga lebih efektif,” jelas Kades Ery.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berharap, kegiatan ini dijadikan agenda rutin tahunan Desa Demakijo, mengingat antusiasme masyarakat luar biasa.

“Apa yang dilakukan oleh petani milenial Desa Demakijo ini luar biasa, memanfaatkan tanah tandus menjadi produktif. Semoga hal ini bisa ditiru desa yang lainnya, dengan memanfaatkan potensi yang ada di desanya masing-masing,” harap Bupati Hamenang.

Salah seorang pengunjung, Tri Mulyanto, mengaku senang bisa ikut wisata petik buah semangka. Apalagi, dirinya membawa anak kecil yang ikut euforia di tengah-tengah para pemetik.

“Ini sekaligus bisa untuk edukasi pada anak, memperkenalkan dunia pertanian sejak dini. Ini lho tanaman semangka, ini buahnya, yang sudah tua seperti ini, yang masih muda belum boleh dipetik. Begitu tadi saya mengajari dan anak saya senang banget pengen memetik banyak,” kata Tri Mulyanto.

Pengunjung lainnya, Wahyu Rohani, mengaku sudah datang ke lokasi sebelum dibuka. Ia bersama rombongan emak-emak yang lain, memetik satu butir yang cukup besar.

“Takut tidak kebagian, makanya kami datang lebih awal. Ini kami memetik satu saja, biar semua kebagian,” kata Wahyu.

Terbukti, ratusan warga lainnya banyak yang kecewa, karena semangka sudah habis.
(Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini