Beranda Berita Utama Imaken dari Undip Semarang Tanam Ratusan Bibit Pohon di Desa Gebangan

Imaken dari Undip Semarang Tanam Ratusan Bibit Pohon di Desa Gebangan

86
0
Suasana Hutan di Desa Gebangan Pageruyung.(Foto:TM/ SPW)

KENDAL,TERASMEDIAGO.ID– Ikatan Mahasiswa Kendal (Imaken) dari Undip (Universitas Diponegoro) menggelar aksi lingkungan bertajuk “Green Action” di Desa Gebangan, Kecamatan Pageruyung, Sabtu(03/01/2025).

Tidak tanggung-tanggung, ratusan bibit pohon dari berbagai jenis, ditanam sebagai upaya mitigasi bencana dan penghijauan kawasan lereng.

Pengurus Imaken dari Undip, Adit mengatakan, kegiatan ini melibatkan puluhan aktivis mahasiswa Undip Semarang yang tergabung dalam Imaken dari berbagai jurusan, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.

“Aksi ini bukan sekadar seremoni penanaman, melainkan bentuk manifestasi pengabdian mahasiswa kepada tanah kelahiran,”kata Adit.

Menurut Adit, Gebangan salah satu desa yang terpilih sebagai lokasi aksi bukan tanpa alasan. Secara geografis, wilayah Desa Gebangan Kecamatan Pageruyung memiliki kontur tanah yang berbukit.

Penanaman pohon di area ini dinilai sangat krusial untuk menjaga stabilitas tanah guna mencegah erosi, sekaligus menjaga ketersediaan sumber air tanah bagi warga sekitar.

Adit menyatakan, bahwa kegiatan ini merupakan respons mahasiswa terhadap isu perubahan iklim yang semakin nyata.

“Kami ingin meninggalkan jejak yang bermanfaat. Menanam pohon hari ini adalah menanam napas untuk masa depan. Kami memilih Desa Gebangan karena potensinya besar, namun memerlukan perhatian lebih dalam hal konservasi hutan rakyat,”ujar Adit.

Adit juga menyampaikan, bahwa masalah utama dalam aksi lingkungan seringkali adalah perawatan setelah tanam. Oleh karena itu, pihaknya menyerahkan secara simbolis tanggung jawab perawatan kepada masyarakat, namun dia tetap akan melakukan monitoring berkala setiap beberapa bulan sekali.

Dalam aksi ini, Imaken Undip Semarang menyalurkan ratusan bibit pohon yang terdiri dari pohon buah-buahan dan pohon pelindung (kayu-kayuan).

Jenis yang ditanam meliputi, Pohon Sengon, Mahoni, Pohon Jengkol, Pohon Petai dan masih banyak lagi jenisnya yang kesemuaan itu berfungsi sebagai peneduh dan penguat struktur tanah, dan konservasi air untuk menjaga titik-titik mata air di wilayah Pageruyung.

Sekdes Desa Gebangan, Naryo menyambut baik inisiatif ini. Dia mengungkapkan bahwa keterlibatan mahasiswa memberikan energi positif bagi warga.

“Kami sangat mengapresiasi adik-adik mahasiswa Undip yang tergabung dalam Imaken. Kehadiran mereka menyadarkan warga bahwa menjaga alam adalah tanggungjawab bersama, bukan hanya tugas orang tua atau pemerintah saja,” ungkap Naryo.

Satu hal yang ditekankan dalam Green Action kali ini adalah keberlanjutan. Imaken tidak hanya datang, menanam, lalu pergi. Mereka telah berkoordinasi dengan kelompok tani setempat untuk memantau pertumbuhan bibit-bibit tersebut.

Kegiatan Green Action ini juga menjadi ajang silaturahmi antar mahasiswa asal Kendal yang menempuh studi di Universitas Diponegoro Semarang.

Melalui kegiatan lapangan seperti ini, solidaritas antar anggota Imaken semakin kuat, sekaligus mempertegas peran mereka sebagai agen perubahan di daerah.

Dalam Green Action, selain aksi fisik menanam pohon, mahasiswa juga menyisipkan pesan-pesan edukasi kepada pemuda desa tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan bahaya penebangan pohon secara liar.

Diskusi santai terjadi di bawah rimbunnya pohon, menciptakan dialog dua arah antara akademisi dan praktisi lapangan (petani).

Kecamatan Pageruyung sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah di Kabupaten Kendal yang memiliki panorama alam yang indah.

“Dengan adanya tambahan ratusan pohon baru, diharapkan kualitas udara di wilayah tersebut tetap terjaga dan risiko bencana alam seperti tanah longsor dapat diminimalisir,”ujar Naryo.

Green Action Imaken di Desa Gebangan ini diharapkan menjadi pemicu bagi komunitas atau organisasi kepemudaan lain di Kendal untuk melakukan gerakan serupa.

“Di tengah pesatnya pembangunan industri di Kabupaten Kendal, keberadaan ruang terbuka hijau dan hutan rakyat menjadi penyeimbang yang vital,”ujarnya.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini