Beranda Berita Utama Jelang Training of Trainer STMJ Kendal bersama Karang Taruna Kendal Gelar Diskusi,...

Jelang Training of Trainer STMJ Kendal bersama Karang Taruna Kendal Gelar Diskusi, Ini Hasilnya

48
0

KENDAl, TERASMEDIAGO.ID-Anggota Santri Tani Milenial Jayabinangun (STMJ) Kabupaten Kendal bersama Anggota Karang Taruna Kabupaten Kendal, berdiskusi dengan perwakilan Kementerian Pertanian RI terkait penguatan program regenerasi petani muda dan ketahanan pangan di Rumah Dinas Bupati, yang ada di jalan Tentara Pelajar Kelurahan,Tunggulrejo, Sabtu(02/05/2026).

Ketua Santri Tani Milenial Jayabinangun (STMJ) Kabupaten Kendal, Muhammad Sazidil Mursalim, mengatakan, tujuan diskusi yang dilakukan ini adalah untuk regenerasi petani.

“Kenapa harus ada regenerasi petani?, Karena kita bisa melihat kondisi atau keadaan pertanian di negara kita. Karena petani muda itu sudah nyaris tidak ada. Petani itu rata-rata umurnya sudah 50 ke atas, yang 30 tahun, yang 40 tahun, kayaknya nggak ada. Mereka beranggapan, bahwa pertanian itu sesuatu yang menjijikkan, karena hubungannya dengan kotoran dan sebagainya, padahal tidak,”ungkap Muhammad Sazidil.

Selain itu, banyak pemuda bilang petani tidak menjanjikan, padahal menjanjikan, asalkan kita bisa menata manajemennya, maka pertanian itu menjanjiikan.

“Maka perlu ada pembelajaran teknik atau pengetahuan,”tegas Sazidil.

Menurut Sazidil, acara yang tujuannya regenerasi petani ini, nanti pada tanggal 19- 21 Mei 2026 akan dilakukan diklat training of trainer.

“Jadi memberikan pembekalan kepada pemuda-pemuda berkaitan dengan pendidikan pertanian dan pelatihan pertanian, yang nanti intinya akan mengarah kepada pertanian terpadu,”ujar Sazidil.

Menurut Sazidil, nanti hasilnya dari diklat ini, adalah swasembada pangan yang berkelanjutan, tidak hanya berhenti di wilayah pendidikan, tapi akan terus ada rencana tindak lanjut.

Tindak lanjut tersebut, setelah adanya pendidikan dan pelatihan, kemudian pemuda-pemuda bisa mulai mencoba untuk mempraktekkan ilmunya, baik itu peternakan, pertanian, perkebunan holtikultura dan lain sebagainya.

“Dan itu, tentunya akan berhasil berdasarkan pendampingan dan pengarahan dari pemerintah kabupaten, dan kami sangat bangga senang sekali dengan kepemimpinan ibu Tika, karena beliau mencintai rakyatnya,”ujarnya.

Kegiatan regenerasi petani yang digagas STMJ tersebut juga mendapat dukungan dari Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal, Nattaya Kenenza.

Perempuan yang akrab disapa Mbak Naya ini, menilai sektor pertanian harus mulai dipandang sebagai peluang besar bagi generasi muda untuk membangun kemandirian ekonomi.

Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam sektor pertanian menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan di tengah semakin berkurangnya jumlah petani usia produktif.

Ia menyebut Karang Taruna siap menjadi bagian dari gerakan regenerasi petani di Kabupaten Kendal.

“Anak muda harus mulai berani melihat pertanian sebagai peluang, bukan sekadar pekerjaan tradisional. Kalau dikelola dengan inovasi dan semangat kolaborasi, pertanian bisa menjadi sektor yang menjanjikan,” kata Naya.

Naya menegaskan, sinergi antara organisasi kepemudaan, kelompok tani, pesantren, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mencetak petani muda yang tangguh dan mandiri.

Karang Taruna Kendal, kata Naya, akan terus mendorong generasi muda untuk terlibat aktif dalam penguatan ketahanan pangan daerah.

Naya juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan program agar semangat regenerasi petani tidak berhenti di pelatihan saja.

“Kami ingin gerakan ini menjadi langkah nyata melahirkan petani-petani muda yang tangguh, inovatif dan mampu menjawab tantangan ketahanan pangan di masa depan. Kolaborasi harus terus dijaga agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkapnya.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini