KLATEN, TERASMEDIAGO.ID – Memasuki Bulan Agustus 2026, pengelola Umbul Brintik Desa Malangan, Kecamatan Kebonarum, Klaten, Jawa Tengah, menggratiskan tiket masuk kepada warga yang bernama Agus atau orang yang lahir di Bulan Agustus meskipun namanya bukan Agus.
Menurut Direktur BUMDes Sumber Makmur Roni Setiawan, penggratisan tiket ini dalam rangka menyemarakkan HUT RI sekaligus berbagi.
Untuk masuk gratis, pengunjung hanya menunjukkan KTP atau SIM saja, untuk membuktikan kalau dirinya benar-benar lahir di Bulan Agustus.
Namun, tidak semua pengunjung yang bernama Agus maupun yang lahir di Bulan Agustus, bisa masuk gratis. Karena pengelola membatasi setiap hari hanya lima pengunjung yang gratis, sesuai syarat yang sudah ditentukan.
“Program tiket gratis bagi pengunjung yang lahir di Bulan Agustus atau yang bernama Agus, dalam rangka menyambut HUT RI yang ke-81 sekaligus berbagi kepada umum,” kata Roni saat ditemui di Umbul Brintik, Minggu (2/8/2026).
Roni mengakui, kunjungan di Bulan Agustus ini biasanya menurun jumlahnya. Karena warga banyak yang mempunyai kegiatan gotong royong maupun ikut berbagai lomba.
Misal ada yang bernama Agus dengan orang yang sama setiap hari masuk Umbul Brintik selama Bulan Kemerdekaan, Roni mempersilahkan.
“Silahkan saja masuk gratis setiap hari asal pengunjung tersebut mau,” ujar Roni tersenyum.
Roni melanjutkan, harga tiket di Umbul Brintik Rp10.000 setiap hari. Tidak ada perbedaan untuk hari biasa maupun akhir pekan.
Umbul Brintik ini terkenal sebagai tempat untuk therapi. Banyak pengunjung yang mengeluhkan syaraf kejepit atau keluhan kesehatan yang lain, biasanya rutin ke umbul ini.
Ada beberapa therapis yang sudah siap di dalam lokasi wisata, untuk menangani para pengunjung. Biasanya harus membuat janji terlebih dahulu dengan therapis tersebut.
Selain untuk therapi, Umbul Brintik juga menyediakan kolam renang untuk wisatawan dewasa maupun anak-anak.
“Karena banyak yang therapi di sini, pengelola membuka loket jam 4.30 pagi sampai jam 16.30 sore. Pengunjung bisa menikmati semua fasilitas di sini sepuasnya,” ucapnya.
Jumlah pengunjung Umbul Brintik di hari bisa mencapai 500 sampai 1.000 orang. Untuk akhir pekan dua kali lipatnya atau antara 1500 sampai 3000 orang.
Roni menambahkan, BUMDes Sumber Makmur mengelola dua umbul yang dijadikan tempat wisata air. Selain Umbul Brintik, juga mengelola Umbul Bethek yang lokasinya tidak begitu jauh. Di Umbul Bethek ini, tiket masuknya hanya Rp3.000.
Salah seorang pengunjung Umbul Brintik, Galang Prastowo asal Solo, berkunjung ke Umbul Brintik ini sekalian mengantar ibunya yang rutin therapi. Ia mengaku, air di umbul sini sangat dingin, segar sampai ke tulang. Untuk harga tiketnya terjangkau.
“Saya rutin ke sini mengantar ibu untuk therapi sekaligus saya juga berenang. Dalam seminggu bisa dua kali, cocok ibu saya dengan suasana di sini,” kata Galang.
Galang mengaku tidak tahu kalau yang bernama Agus atau yang lahir di Bulan Agustus, gratis tiket masuk.
“Wah, tidak tahu, tadi tidak membaca pamflet di depan. Nanti saya kabarkan ke teman-temanku yang bernama Agus,” katanya sambil tertawa.
Usai bermain air, pengunjung bisa menikmati aneka kuliner dengan harga terjangkau.
“Harga kulinernya di sini tidak mahal, rasanya enak. Paling favorit saya makan pecel gendar,” ucap Nia, salah seorang pengunjung asal Juwiring. (Hasna)









