KLATEN, TERASMEDIAGO.ID – Di tengah lesunya industri rokok, anggota DPRD Jawa Tengah, Kadarwati, sangat setuju dengan langkah yang diambil Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, tidak akan menaikkan cukai hasil tembakau (CHT) dan harga jual eceran (HJE) tahun 2026.
Hal tersebut diungkapkan Kadarwati, di sela-sela kegiatan dirinya menghadiri gelar budaya di Desa Bero, Kecamatan Trucuk, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (18/10/2025).
Meskipun tahun depan tidak ada kenaikan cukai, namun Kadarwati menilai cukai saat ini masih tinggi.
“Kalau bisa, kami berharap cukai diturunkan. Karena apa? Karena tingginya cukai hasil tembakau tidak berdampak positif bagi kesejahteraan petani tembakau,” ujar politisi PDIP tersebut.
Yang ada, lanjut Kadarwati, bila cukai tinggi, justru tembakau dari petani ditekan harganya. Karena industri rokok ingin mengurangi biaya produksi.
Kadarwati berharap, bila cukai diturunkan, rokok legal banyak di pasaran dan rokok ilegal bisa dihilangkan.
“Kami berharap cukai turun dan para konsumen membeli rokok legal, jangan yang ilegal,” ujarnya.
Kadarwati yang juga Wakil Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jawa Tengah ini, mengaku kalau petani tembakau saat ini tengah terpuruk.
“Kami berharap tahun depan hasil panen dan harganya lebih baik lagi,” ujarnya.
Tidak dinaikkannya cukai rokok di tahun 2026, menjadi angin segar bagi petani tembakau.(Hasna)









