KENDAL, TERASMEDIAGO.ID-Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari meninjau hasil pengerjaan jalan tahun 2025 di Desa Sendang Sekucing, Kecamatan Rowosari, Selasa(06/01/2026).
Bupati menyampaikan, bahwa jalan yang dibangun ini panjangnya sekitar 950 meter dan jalan ini, statusnya adalah jalan milik Pemerintah Kabupaten Kendal, sehingga merupakan tanggungjawab dari Pemkab Kendal.
“Apalagi jalan ini menuju ke arah permukiman warga Dukuh Larangan yang jumlah warganya ada sekitar 300 kepala keluarga(KK). Karena pengajuannya pun juga sudah lama, sehingga bisa dianggarkan dan alhamdulillah hari ini bisa terselesaikan pembangunannya,”terang bupati.
Selain itu, lanjut bupati, jalan ini juga menuju ke arah destinasi wisata, sehingga bisa membantu meningkatkan kedatangan orang untuk berwisata yang otomatis perekonomian masysarakat sekitar juga bisa meningkat.
Sedangkan untuk jalan yang menuju ke arah Dukuh Larangan sepanjang 500 meter yang saat ini belum bisa diperbaiki, bupati menyampaikan bahwa, jalan tersebut tahun depan akan dianggarkkan karena untuk tahun 2025 lalu, Pemkab Kendal mengalami keterbatasan anggaran.
Sekretaris Desa Sendang Sekucing, Mashadi mengaku sangat berterima kasih kepada Pemkab Kendal, karena tahun 2025 kemarin jalan ini bisa diperbaiki sehingga membantu kelancaran perekonomian masysarakat.
“Sudah bertahun-tahun aksesnya kurang memadai. Sekarang sudah menjadi baik. Terlebih di sini ada dua wisata yang selama ini sudah membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Sendang Sekucing,”katanya.
Sementara itu, disinggung terkait prioritas pembangunan jalan yang ada di kabupaten Kendal, bupati memngaku bahwa jalan yang diprioritaskan pembangunannya di tahun depan yakni jalan yang membuka dua desa yaitu jalan Desa Sidomakmur Kaliwungu Selatan dan Desa Ngareanak Singorojo.
“Untuk tahun 2025, Pemkab Kendal baru mengerjakan perbaikan jalan di Dusun Surak Singorojo. Dan itu sudah dilakukan perbaikan sepanjang 500 meter. Kemudian nanti di 2026, ada pembangunan lagi dan karena tahun 2025 lalu ada keterbatasan anggaran, nanti di perubahan akan ditambah anggarannya, dan sampai akhir tahun 2026 diharapkan sudah tidak ada lagi jalan yang rusak,”ungkap bupati.
Dengan perbaikan jalan di dua desa itu, bupati mengharap kepada masyarakat Singorojo dan sekitarnya yang mau ke Kendal, nanti tidak usah lagi memutar ke arah Boja kemudian ke Kaliwungu, tapi bisa lewat Kedungsuren- Ngampel selanjutnya ke Kendal.
“Kalau lewat jalan Kedungsuren- Ngampel ke Kendal, masyarakat bisa menghemat waktu sekitar 30 menit lebih cepat,”jelasnya.(SPW)









