KENDAL, TERASMEDIAGO.ID-Ketua Panitia Pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama(RSNU), H. Sugiono menyampaikan bahwa uang sejumlah Rp 20 miliar yang merupakan bantuan hibah dari Pemerintah Kabupaten Kendal, sudah ia ploting sesuai kebutuhan dengan harapan pelaksanaan pembangunan RSNU tersebut cepat selesai.
Bahkan, agar pembangunan RSNU ini benar- benar selesai tepat waktu sesuai apa yang direncanakan, maka panitia tiap hari Rabu melakukan acara rapat untuk membedah persoalan- persoalan yang ada.
Hari ini Rabu 12 Agustus 2026 panitia pembangunan melakukan rapat yang diikuti oleh pemberi hibah, yakni Pemkab Kendal yang diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik(Kesbangpol) Kabupaten Kendal, Alfebian Yolando, kemudian dari PCNU, konsultan dan semua mandor juga hadir, untuk membahas dari satu per satu permasalahan.
“Kenapa kami bahas satu per satu, harapan kami di akhir November 2026 mendatang pembangunan sudah selesai, Desember finishing, sedangkan di bulan Januari 2027 RSNU ini bisa operasional sesuai apa yang disampaikan oleh bupati,”kata H. Sugiono yang juga mantan Sekda Kendal ini, Rabu 12 Agustus 2026.

Menurut H. Sugiono, pihaknya dalam waktu dekat juga akan membentuk tim khusus untuk mengurus perizinan, sehingga proyek ini bisa berjalan paralel dengan baik.
“Kami berharap, ketika perizinan sudah terbentuk kepengurusan termasuk seperti manajemen, direktur harus sudah ada disusul dengan ipal, sumur dan sejumlah ahli di bidiang masing- masing,”harapnya.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Kendal, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kendal, Alfebian Yolando mengatakan, bahwa setiap hari Rabu, pihaknya selalu mendapat undangan untuk menghadiri rapat teknis dari panitia pembangunan RSNU.
Dengan mengikuti rapat pihaknya melihat langsung, mendengar dan menyaksikan sendiri saat panitia diskusi bersama yang melibatkan manajemen konstruksi, tenaga teknis, mandor dan pelaksana proyek.
“Jadi saya melihat sendiri bahwa di dalam pelaksanaan mengeluarkan uang sejumlah Rp 20 miliar ini, secara administratif progresnya sangat baik. Saat rapat itu, mereka membedah, menarjetkan hasil dan memecahkan apa saja yang menjadikan hambatan,”kata Alfebian Yolando yang biasa disapa Febi ini.
Dengan kondisi rapat seperti itu, Febi optimis bahwa uang Rp 20 miliar ini bisa terserap dengan sangat baik, tentunya dengan administrasi yang baik pula.
“Kami berharap kepada panitia pelaksana RSNU ini konsisten tertib administrasi, tertib waktu dan juga tertib di dalam pelaksanaannya,”harapnya.(SPW)









