Beranda Berita Utama PDNA Banyumas Tanam 1.113 Pohon di Kawasan Perhutani Situ Karangkemojing Gumelar

PDNA Banyumas Tanam 1.113 Pohon di Kawasan Perhutani Situ Karangkemojing Gumelar

93
0

BANYUMAS, TERAS MEDIAGO.ID—Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Banyumas, melakukan penanaman 1.113 pohon di kawasan Perhutani Situ, Gerumbul Derak, Desa Karangkemojing, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Sabtu(25/10/2025).

Penanaman pohon ini dilakukan, dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-113

Aksi ekologis yang diinisiasi oleh Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) dan PDNA Banyumas ini menjadi bagian dari rangkaian Milad Muhammadiyah dengan mengusung semangat dakwah hijau melalui program nasional Eco Bhineka bertema “Merawat Bumi, Merajut Kebersamaan dalam Harmoni Kebhinekaan”.

Gerakan ini menegaskan peran Nasyiatul Aisyiyah dalam menghidupkan dakwah ekologis sebagai wujud nyata Islam Berkemajuan.

Kegiatan ini dihadiri oleh PPNA Ayunda Hanifa Kasih Surahman, (Sekretaris III) dan Lia Kharisma Saraswati (Ketua Kesehatan dan Lingkungan), bersama unsur Muspika Gumelar (Camat, Koramil, Polsek), Ketua PDM Banyumas (KH.Drs.M.Djohar), Ketua PDA Banyumas (Dr.Hj.Zakiyah, MSI), PWNA Jawa Tengah, Ani Susanti, (Bendahara Umum) dan Latifah Nanda Amelia (Anggota Departemen Organisasi), Kepala Desa Karangkemojing, pamong desa, LLHPB PDA Banyumas, MDMC, KOKAM, ortom Muhammadiyah (IPM, IMM, Pemuda, HW), Fatayat, KPH Banyumas Barat, serta masyarakat lokal.

Dalam sambutannya, Ayunda Hanifa menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi dakwah nyata Nasyiatul Aisyiyah dalam menjaga keberlanjutan kehidupan dan membangun kepedulian generasi muda terhadap alam.

“Eco Bhineka ini dilakukan lintas iman untuk merawat kebersamaan menuju kelestarian alam. Penanaman 1.113 pohon bertujuan memperkuat resapan air, mencegah kekeringan, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam,” ungkapnya.

Bibit pohon yang ditanam terdiri dari alpukat, durian, pete, dan pucung, yang ditempatkan di kawasan tangkapan air guna menjaga ekosistem, mencegah longsor di tebing sungai, serta menciptakan lingkungan hijau yang sehat.

Ketua PDNA Banyumas, Dyah Pipit Ariyani, menyampaikan rasa syukur karena Banyumas menjadi salah satu dari lima daerah di Indonesia yang ditunjuk PPNA untuk menjalankan program Eco Bhineka.

“Menanam bukan sekadar menanam bibit, tetapi menanam kesadaran dan teladan bagi masyarakat untuk menjaga alam demi masa depan yang lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan para petani dari Kedungbanteng, Kemranjen, dan Lumbir menjadi bukti nyata bahwa dakwah perempuan muda Aisyiyah mampu menghimpun kekuatan akar rumput demi kemaslahatan bumi.

Camat Gumelar, Septian Muhranto, turut memberikan apresiasi atas inisiatif PDNA Banyumas.

“Penanaman pohon Ini bukan hanya menambah cadangan air bersih, tapi juga menjaga bumi bagi generasi mendatang. Wujud nyata gotong royong lintas elemen dalam menghadapi perubahan iklim,” uharnya.

Kepala Desa Karangkemojing, Khoerudin, berharap aksi ini dapat menjaga sumber mata air Kali Penaruban, anak Sungai Tajum di DAS Serayu, agar tetap lestari dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga pohon-pohon ini tumbuh subur dan memberi manfaat bagi kehidupan,” ucapnya.

Sebelum penanaman pohon, acara diisi dengan tausiyah dan doa oleh Ketua PDM Banyumas, KH. Drs. M. Djohar AS.

Dia menegaskan bahwa menanam pohon adalah amal saleh ekologis yang akan menghadirkan manfaat spiritual sebagai bentuk tanggung jawab terhadap alam, dan ikhtiar menjaga keberlanjutan kehidupan.

Acara diselingi dengan penyerahan bibit pohon secara simbolis kepada Camat Gumelar, PCM Gumelar, Kepala Desa, dan PRM Karangkemojing oleh perwakilan PPNA, PDM, PDA, dan PDNA Banyumas.

Melalui kegiatan ini, PDNA Banyumas tidak hanya memperingati Milad Muhammadiyah ke-113 saja, tetapi juga meneguhkan semangat Islam Berkemajuan yang ramah lingkungan dengan dakwah ekologi sebagai amal saleh ekologis.

Penanaman 1.113 pohon menjadi simbol usia Muhammadiyah yang terus tumbuh memberi manfaat bagi kehidupan dan lingkungan sebagai salah satu wujud Islam berkemajuan yang berdakwah bukan hanya dari mimbar, tetapi juga menumbuhkan keadilan ekologis di bumi.(Tarqum Aziz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini