Beranda Berita Pemerintah Desa Ponggok Adakan Merti Tirto untuk Jaga Sumber Daya Air

Pemerintah Desa Ponggok Adakan Merti Tirto untuk Jaga Sumber Daya Air

89
0

KLATEN, SAPAJATENG.ID – Desa Ponggok dikenal khalayak luas karena potensi wisata airnya. Ada tujuh umbul yang dimiliki yaitu Umbul Ponggok, Besuki, Sigedang-Kapilaler dan lain-lain.

Untuk menjaga dan mengajak masyarakat peduli dengan sumber daya air, Pemerintah Desa Ponggok mengadakan Merti Tirto, pada Minggu 27 Juli 2025.

Kegiatan yang dimulai sore hari tersebut, diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai elemen, yaitu perangkat desa, pengurus Bumdes, pengurus LUPMMDes, karang taruna, mahasiswa KKN, warga, pelaku seni, dan lain-lain. Semua peserta kirab memakai baju kejawen.

Ada yang menabur bunga mawar di sepanjang jalan menuju umbul, ada yang membawa kendi, membawa alat musik, dan lain-lain.

Rangkaian Merti Tirto diawali dari halaman Pemdes Ponggok menuju Umbul Sigedang-Kapilaler. Semua peserta kirab jalan kaki sekitar 1 kilometer.

Saat berjalan kaki, rombongan kirab dibukakan jalan oleh tokoh masyarakat yang membawa sapu lidi. Ini sebagai simbol untuk membersihkan perjalanan hidup.

Di Umbul Sigedang-Kapilaler ini, Kepala Desa Junaedhi Mulyono dan rombongan menanam pohon dan melepas ribuan ekor ikan di sungai.

Perjalanan dilanjut menuju Umbul Besuki. Di tempat ini, para sesepuh melakukan wiwitan di sawah dengan uborampe yang sudah disiapkan.

Selesai dari Umbul Besuki, dilanjutkan ke Umbul Ponggok sampai senja. Di sini, peserta istirahat sebentar untuk sholat Maghrib. Uborampe yang disediakan yaitu kambing kendit.

Semua air dari umbul tersebut diwadahi kendi dan dikirab lagi menuju balaidesa.

“Semua air kita campur menjadi satu dalam gentong, lalu untuk menyiram atau memandikan para perangkat desa, pengurus Bumdes, pengurus LUPMDes, dan lain-lain. Ini sebagai simbol penyucian diri, membersihkan diri,” ujar Kades yang biasa disapa Joned ini.

Setelah penyucian diri, dilanjutkan kembul bujono atau makan bersama semua warga. Kegiatan ditutup dengan hiburan wayang kulit semalam suntuk.

“Merti Tirto ini sebagai wujud syukur warga Desa Ponggok yang telah dikaruniai Tuhan YME sumber daya alam yang melimpah,” ucap Joned.

Dengan mengadakan tradisi Merti Tirto ini, lanjut Joned, selain melestarikan budaya Jawa, juga sekaligus untuk mengajak kepada masyarakat luas untuk menjaga lingkungan, agar air tetap mengalir untuk anak cucu kelak.

Ketua RW 01, Rusmadi, mengaku senang dengan adanya tradisi Merti Tirto ini. Dirinya berharap, semoga gelaran budaya seperti ini terus berjalan sampai tahun-tahun berikutnya.

“Karena kegiatan seperti ini sekaligus sebagai ajang silaturrahmi antar warga, bisa mempererat persaudaraan,” kata Rusmadi.

Ribuan warga dari berbagai wilayah, tampak memadati halaman balaidesa untuk menikmati sajian wayang kulit.

Tak ketinggalan, ratusan pedagang memadati sepanjang jalan depan balaidesa. Anggota Polsek Polanharjo sigap mengatur lalulintas agar tidak terjadi kemacetan. (Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini