KLATEN, TERASMEDIAGO.ID – Pipa saluran air bersih di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, kini sudah dalam kondisi keropos atau rusak. Sehingga menyebabkan aliran air dari umbul, tidak maksimal ke rumah warga.
Atas kondisi tersebut, warga Desa Karanglo berharap kepada Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo untuk segera turun tangan mengatasi hal tersebut.
Permintaan warga disetujui Bupati dalam acara Sambungrasa di Desa Karanglo pada awal Juli 2026 yang lalu.
“Bupati sudah menyetujui dan anggaran akan turun pada akhir tahun 2026 ini,” jelas Kades Karanglo, Sri Harmanto yang didampingi Kadus II Sudaryono.
Lebih lanjut, Kadus II memaparkan bahwa usia pipa saluran air tersebut sudah tua, sejak tahun 1977 bantuan Inpres dari Presiden Suharto. Lalu pada tahun 2013, Desa Karanglo menerima bantuan Pansimas dari Pemkab Klaten, sampai sekarang masih berfungsi dengan baik.
“Penggunanya ada 500 KK yang tersebar di berbagai dukuh antara lain di Nglangun, Karanglo, Karangwetan, Suruh, dan Plumbon,” jelas Sudaryono.
Namun kelancaran air bersih tersebut sudah 6 bulan mulai tersendat. Air mengalir cuma sedikit. Hal ini membuat resah warga.
“Dulu kami mengambil air dari Sumber Sigedang, sekarang di Sumur dua Aqua,” tambahnya.
Pipa saluran air bersih tersebut sepanjang 2,5 kilometer. Warga kini sudah merasa lega dengan janji Bupati tersebut. Agar air bersih bisa digunakan semua warga, Pemerintah Desa Karanglo akan memperketat jumlah pemakaian.
“Di setiap saluran kan ada meteran airnya, kami cek secara berkala agar pemakaian tidak berlebihan,” ujarnya.
Karena berada dalam lingkungan umbul, air di Desa Karanglo cukup melimpah. Warga hanya membayar Rp5000 per bulannya. (Hasna)









