Beranda Berita Utama Sukoharjo Raih Rekor MURI Dunia, 90 Dalang Senior dan Pelajar Menggema

Sukoharjo Raih Rekor MURI Dunia, 90 Dalang Senior dan Pelajar Menggema

82
0

SUKOHARJO, TERASMEDIAGO.ID – Lagi, sebuah prestasi keren diraih Pemerintah Daerah (Pemda) Sukoharjo, Jawa Tengah. Bupati Etik Suryani menerima piagam rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) atas Penyelenggara Pementasan Pakeliran Padat oleh Pelajar dan Mahasiswa Terbanyak.

Penyelenggara menampilkan 58 dalang pelajar, 120 pengrawit, dan 30 sinden, yang tampil bergantian berturut-turut selama 6 hari 7 malam (21-26/11/2025) dalam Parade Wayang Kulit Pelajar.

Medali dan Piagam Penghargaan MURI diserahkan oleh Kepala MURI Semarang, Ari Andriyani kepada Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, dalam Malam Puncak Hari Wayang Nasional di Taman Suryani Sukoharjo, Kamis (27/11/2025) malam.

Dalam kesempatan tersebut, bupati mengucapkan banyak terimakasih kepada penyelenggara yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Sukoharjo.

“Ini capaian luar biasa, saya atas nama pribadi dan Pemkab Sukoharjo sangat mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan pagelaran wayang kulit selama 6 hari 7 malam, dengan menampilkan 90 dalang. Pada siang hari ada 58 dalang pelajar yang tampil dan malam hari ada 32 dalang senior. Kegiatan ini sebagai upaya dalam melestarikan dan mengembangkan seni pedalangan,” kata Etik.

Bupati melanjutkan, kegiatan di TBS malam tersebut, juga untuk merayakan malam puncak Peringatan Hari Wayang Nasional.

Bupati melanjutkan, kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga, mengembangkan, dan memperkaya seni pedalangan wayang sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, Restu Gunawan mengapresiasi bahwa wayang bukan hanya dilihat dari bentuk fisiknya, tetapi juga nilai dan filosofi yang menghidupinya. Wayang telah ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda, harus selalu dijaga eksistensinya.

“Sebanyak 58 dalang pelajar, pengrawit, dan sinden yang terlibat dalam parade ini, menjadi bukti nyata bahwa generasi muda masih peduli dan mau menjaga budaya leluhur,” kata Restu.

Dari pihak Rekor MURI, Ari Andriyani mengatakan bahwa parade wayang kulit pelajar ini dikukuhkan sebagai rekor dunia.

“Parade wayang kulit pelajar yang menampilkan 58 dalang pelajar, 120 pengrawit, dan 30 sinden ini, bukan hanya menjadi rekor nasional namun juga dikukuhkan sebagai rekor dunia,” kata Ari.

Dengan diterimanya penghargaan Rekor MURI kali ini, Pemkab Sukoharjo sudah 11 kali mencatatkan rekor sejak tahun 2006. Mulai dari Pilkades terbanyak di 128 desa, pelantikan Kades terbanyak, minum jamu terbanyak, pembentangan bendera merah putih terbesar, dan lain-lain.(Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini