SEMARANG,TERASMEDIAGO.ID – Tim hockey Banyumas mencatatkan hasil membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Berstatus sebagai tim debutan yang baru menjalani pembinaan selama satu tahun, Banyumas berhasil meraih medali perunggu setelah menaklukkan Kabupaten Kudus dengan skor tipis 1-0 pada pertandingan penentuan, Jumat (23/10/2026).
Kemenangan tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi tim hockey Banyumas. Sebab, mereka baru pertama kali mengikuti cabang olahraga hockey di ajang Porprov dan belum memiliki pengalaman bertanding di kompetisi tersebut.
Pelatih sekaligus Manajer Tim Hockey Banyumas, Dika Setia Pramana, mengatakan perjuangan para pemain berlangsung tidak mudah. Pada pertandingan awal, Banyumas harus mengakui keunggulan Kabupaten Semarang dengan skor 1-5.
Namun, tim kemudian bangkit dengan mengalahkan Kabupaten Surakarta 5-0. Sayangnya, pada pertandingan berikutnya, Banyumas kembali menelan kekalahan telak 0-8 dari Jepara.
Hasil tersebut membuat pertandingan terakhir melawan Kabupaten Kudus menjadi penentu peluang Banyumas untuk meraih medali.
“Di pertandingan terakhir melawan Kabupaten Kudus, kami hanya berpesan kepada teman-teman bahwa kami harus bersyukur sudah sampai sejauh ini. Usaha selama satu tahun ke belakang jangan sampai sia-sia,” kata Dika, Jumat (23/10/2026).
Dika meminta seluruh pemain mengerahkan kemampuan terbaik hingga pertandingan berakhir. Meski menghadapi lawan yang juga bersaing memperebutkan posisi ketiga, para pemain diminta tetap disiplin dan menjaga pertahanan.
“Kami harus berjuang sampai titik darah penghabisan untuk bisa mengalahkan Kabupaten Kudus,” ujarnya.
Bertahan Total, Curi Gol pada Kuarter Ketiga
Strategi bertahan menjadi salah satu kunci kemenangan Banyumas dalam laga penentuan tersebut. Pertandingan hockey berlangsung dalam empat kuarter, dengan kedua tim berusaha mencari celah untuk mencetak gol.
Banyumas bermain disiplin dan berusaha membatasi ruang gerak lawan. Kesabaran itu akhirnya membuahkan hasil pada kuarter ketiga ketika Banyumas berhasil mencetak satu gol.
Gol tunggal tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan. Banyumas mampu mempertahankan keunggulan hingga kuarter keempat berakhir dan memastikan kemenangan 1-0 atas Kabupaten Kudus.
“Di pertandingan tadi, kami bertahan penuh. Alhamdulillah, pada kuarter ketiga kami bisa mencuri satu poin atau satu gol. Keunggulan itu akhirnya bisa kami pertahankan sampai kuarter keempat,” ujar Dika.
Kemenangan tersebut memastikan Banyumas mengamankan medali perunggu atau posisi ketiga. Hasil ini sekaligus menjadi kejutan karena Banyumas bukan tim unggulan dalam persaingan hockey Porprov Jateng 2026.
Hanya Bawa 10 Pemain, Berlatih Selama Satu Tahun
Pencapaian Banyumas semakin berarti karena tim berangkat dengan jumlah pemain yang relatif terbatas. Dalam Porprov kali ini, mereka hanya membawa 10 pemain dan dua pelatih.
Dari total 10 pemain, enam pemain berada di lapangan, sedangkan empat lainnya menjadi pemain cadangan. Dengan komposisi tersebut, tim harus mengatur tenaga dan menjaga konsistensi permainan sepanjang pertandingan.
Persiapan Banyumas juga terbilang singkat dibandingkan sejumlah daerah lain yang telah membina atlet hockey sejak usia sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama.
Menurut Dika, tim Banyumas baru terbentuk sekitar satu tahun sebelum mengikuti Porprov 2026. Selama periode tersebut, para pemain menjalani latihan untuk membangun kemampuan teknik, pemahaman taktik, serta kekompakan tim.
“Persiapan kami baru sekitar satu tahun. Kalau dibandingkan dengan tim-tim lain, mereka sudah memiliki pembinaan sejak SD atau SMP. Kami baru satu tahun berdiri, tetapi alhamdulillah kerja keras selama ini membuahkan hasil,” ucap Dika.
Bukti Kerja Keras Tim Debutan
Dika mengakui sejak awal timnya tidak memasang target tinggi karena menyadari status sebagai peserta debutan. Banyumas lebih berfokus pada pengalaman bertanding dan mengukur kemampuan menghadapi tim-tim yang lebih dahulu berkembang.
Namun, semangat untuk memberikan penampilan terbaik membuat mereka mampu melewati persaingan hingga pertandingan terakhir.
Medali perunggu ini menjadi modal penting bagi pengembangan hockey di Banyumas. Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa pembinaan yang relatif baru tetap berpeluang menghasilkan prestasi apabila didukung latihan yang konsisten, kerja sama tim, dan semangat juang para atlet.
Bagi Dika dan seluruh anggota tim, keberhasilan di Porprov Jateng 2026 bukan sekadar raihan medali. Prestasi ini menjadi pijakan awal untuk membangun tim hockey Banyumas agar semakin kompetitif pada kejuaraan mendatang.(DN)


