Beranda Berita Utama Pemkab Kendal Lakukan Penyesuaian SOTK, Ini Harapan Bupti

Pemkab Kendal Lakukan Penyesuaian SOTK, Ini Harapan Bupti

176
0

KENDAL, TERASMEDIAGO.ID-Penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) adalah langkah strategis penyederhanaan birokrasi, penataan fungsi, dan perampingan jabatan (eselon II, III, IV) guna meningkatkan efektivitas kinerja serta pelayanan publik.

Langkah ini meliputi penggabungan atau restrukturisasi dinas, penyesuaian sistem kerja, serta pelantikan ulang pejabat sesuai aturan baru (misalnya, Permenkes No. 36 Tahun 2023 atau regulasi terkait).

Penyesuaian SOTK dilakukan dengan tujuan untuk menerapkan kebijakan penyederhanaan birokrasi, mempercepat pengambilan keputusan, dan meningkatkan efisiensi.

Dampaknya adalah, terjadi perubahan nama, fungsi, atau penggabungan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang seringkali berimbas pada pengurangan jumlah pejabat eselon.

Contoh, di berbagai daerah, penyesuaian ini melibatkan restrukturisasi Dinas Kesehatan, dinas lainnya, serta jajaran Setjen KPU.

Proses dimulai dari penyederhanaan struktur, disusul penyetaraan jabatan ke fungsional, dan diakhiri dengan penyesuaian sistem kerja.

Penyesuaian ini sering dilakukan untuk menyesuaikan dengan visi-misi pemerintah yang baru, dengan tujuan membentuk birokrasi lebih ramping dan profesional.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal hari ini tanggal 06 Februari 2026  melakukan  penyesuaian SOTK di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal.

Dengan adanya penyesuaian atau perubahan nomenklakatur ini, maka tidak perlu dilakukan pengukuhan atau pelantikan terhadap pimpinan pejabat.

Menurut Bupati, Kendal Dyah Kartika Permanasari, pimpinan tinggi di Kabupaten Kendal yang dilakukan penyesuaian ada dua, yakni  BKPP dan Baperlitbang.

Sedangkan  untuk administratornya ada 11, untuk sekretarisnya ada dua dan Kabid ada 9, sementara untuk pengawas ada 5.

“Ini bukan merupakan bentuk mutasi atau promosi jabatan, kecuali yang BPBD karena BPBD ini naik kelas dari tipe C ke tipe A,”kata bupati.

Setelah ini lanjut bupati, ada proses panitia seleksi(pansel) dari eselon dua hingga eselon lain yang jumlahnya banyak.

“Nanti detailnya bisa tanya pak Sekda ya,” tegasnya.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini