Beranda Berita Utama Satgas Mineral Bukan Logam dan Batuan Diaktifkan Kembali untuk Atasi Operasional Tambang...

Satgas Mineral Bukan Logam dan Batuan Diaktifkan Kembali untuk Atasi Operasional Tambang yang ‘Meresahkan’

372
0

KENDAL,TERASMEDIAGO.ID – Polres Kendal menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor di Ruang Tribrata Polres Kendal, menindaklanjuti masukan masyarakat terkait dampak tambang galian C yang viral di media sosial, Kamis (04/06/2026).

Dalam Rakor ini, diputuskan bahwa, Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Forkopimda resmi mengaktifkan kembali Satuan Tugas(Satgas) Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).

Langkah tegas ini diambil, untuk memberikan jawaban atas ramainya keluhan masyarakat yang memprotes terhadap dampak lingkungan dan operasional tambang yang dinilai meresahkan.

Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi sekaligus Ketua Satgas MBLB Kabupaten Kendal, mengatakan bahwa Satgas ini perlu dioptimalkan kembali fungsinya, bahwa kritik masyarakat, termasuk unggahan viral yang menampilkan editan foto dirinya dan Bupati Kendal bersimbah lumpur, diterima sebagai masukan konstruktif bagi pemerintah.

“Kami menyikapi positif kritik yang muncul di media sosial. Di era digital ini, kontrol publik melalui media sosial menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kinerja kami,” kata Benny Karnadi.

Benny menjelaskan bahwa, Satgas MBLB tidak hanya akan fokus pada legalitas dan peruntukan lahan, tetapi juga akan menindak tegas pelanggaran operasional di lapangan. Salah satu fokus utamanya adalah penertiban dump truk bertonase besar yang kerap melintasi jalan kelas rendah yang tidak sesuai dengan kapasitasnya.

“Kami akan menindak tegas, termasuk penilangan bagi truk yang melanggar kapasitas jalan. Dinas Perhubungan memiliki kewenangan untuk melakukan penegakan hukum ini,” tegas Benny.

Sementara itu, Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar mengatakan pentingnya sinergi lintas instansi. Menurutnya, persoalan tambang galian C harus dituntaskan secara holistik, dari hulu hingga hilir, agar tidak ada lagi penanganan yang bersifat parsial.

“Ini adalah tanggungjawab kita bersama. Seluruh stakeholder akan bergerak secara terpadu agar persoalan ini selesai tuntas. Kami berharap masyarakat terus mendukung upaya ini demi terciptanya pengawasan tambang yang lebih baik di Kabupaten Kendal,” jelas Kapolres.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini