KENDAL, TERASMEDIAGO.ID– Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menghadiri acara Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Polres Kendal dalam Rangka Cipta Kondisi Bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 H, di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Senin(23/02/2026).
Acara ini, selain dihadiri oleh Forkopimda, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah(OPD) juga puluhan anggota Polres Kendal.
Dalam sambutannya, bupati menjelaskan, bahwa Kabupaten Kendal ini dibangun dan berfondasikan suasana kekeluargaan dan kebersamaan.
Maka dari itu, bupati meminta seluruh masyarakat Kendal untuk selalu menjadga kerukunan di masyarakat, tetap waspada terhadap berbagai ancaman yang dapat mengganggu indahnya kebersamaan, sehingga umat beragama di Kendal dapat menunaikan ibadahnya masing-masing dengan tenang, aman, damai dan kondusif.
Berbagai Ibadah di Bulan suci Ramadan dan Perayaan Hari Raya Idul Fitri merupakan tradisi masyarakat Indonesia yang berisi banyak rangkaian kegiatan yang dilakukan secara massal.
Yakni, mengikuti berbagai pengajian, kegiatan-kegiatan sosial, dan melaksanakan perjalanan untuk berkumpul dengan keluarga serta sahabat sering kali dilakukan pada bulan Ramadan ini.
Ditambah dengan cuti dan libur yang cukup panjang akan berdampak pada peningkatan aktivitas masyarakat yang perlu diantisipasi bersama.
“Keamanan dan ketertiban wilayah serta kerukunan umat merupakan tanggung jawab kita bersama baik jajaran Pemerintah, TNI, Polri, Ormas dan seluruh masyarakat,”kata bupati.
Selain itu, antisipasi dan kewaspadaan terhadap potensi kemacetan, kerawanan bencana, konflik-konflik dan hal rawan lain juga perlu terus ditingkatkan.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder yang telah bekerja dengan penuh sinergi dan kolaborasi menjaga kondisi aman, nyaman dan damai di wilayah kita selama ini. Selanjutnya, saat ini kita masih memasuki musim penghujan. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan perlu untuk dikedepankan, utamanya dalam menghadapi munculnya potensi kebencanaan,”harap bupati.
Bupati juga menyampaikan terkait adanya bencana alam bahwa tim tanggap bencana harus siap siaga 24 jam dan harus memperhatikan rehabilitasi dan pemenuhan sarpras pendukung pada jalur rawan bencana longsor dan banjir, area perhutanan, serta lokasi wisata alam.
Tak hanya itu bupati juga meminta tim untuk meningkatkan juga edukasi kepada masyarakat dan koordinasi dengan BMKG untuk melakukan sosialisasi informasi cuaca, sehingga mampu memberikan quick response guna mengurangi dampak bencana.
“Tidak lupa juga edukasi pengelolaan sampah yang harus bertahap kita lakukan untuk mengurangi timbulan sampah yang telah menjadi isu nasional. Layanan Kesehatan juga hendaknya senantiasa responsif mendukung rangkaian upaya tanggap bencana dan peningkatan derajat Kesehatan warga,”ungkap bupati.
Tidak kalah penting lanjut bupati, adalah melakukan monitoring ketersediaan kebutuhan bahan pokok penting terus dimonitor, diawasi pergerakan harga di pasar untuk mencegah lonjakan harga yang tidak normal dan menjaga ketersediaan stok.
“Distribusi kebutuhan pokok senantiasa dipastikan dapat berjalan lancar tanpa hambatan, melakukan monitoring ketersediaan stok BBM, agar tidak terjadi kelangkaan BBM di masyarakat dan kemacetan antrian panjang di SPBU,”ucap bupati.
Dikatakan, melalui rapat ini, dengan sinergi dan kerja sama yang baik dari segenap stakeholder, bupati berharap kondisi aman, tertib, sehat dan ketersediaan kebutuhan hidup bagi masyarakat Kendal dapat terpenuhi dengan lancar.
Dengan tercukupi hal-hal tersebut, kondusivitas wilayah lebih mudah diwujudkan bersama serta masyarakat dapat beribadah dan beraktivitas dengan nyaman.
Kolaborasi yang solid dan persiapan yang matang juga akan menjadi kunci keberhasilan.
“Mari senantiasa meluruskan niat pengabdian kita, perbanyak doa mohon pertolongan dan berikhtiar seoptimal mungkin sebagai bentuk ibadah kepada Allah Subhanahu Wata’ala dan tanggung jawab moral kita kepada bangsa dan negara,”harapnya.
Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, menjelaskan bahwa Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam Rangka Cipta Kondisi Bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 H ini dilaksanakan untuk membahas dan berdiskusi tentang bagaimana situasi Kamtibmas saat ini, terutama di bulan puasa dan menjelang lebaran serta langkah-langkah apa yang bisa diupayakan atau sinergikan.
Sehingga, muncul keterpaduan dalam bergerak, keterpaduan dalam bekerja, semata-mata untuk kondusifitas di Kabupaten Kendal.
Menurut Kapolres, pada awal Ramadan Tahun 2026 ini, kasus yang sedikit menonjol salah satunya adalah bahan mercon meledak yang menimbulkan korban luka yang terjadi belum lama ini.
“Kemudian kita juga sudah melakukan upaya patroli agar anak-anak tidak melaksanakan tawuran, selain itu kami juga tetap menjaga atau standby apabila ada bencana atau hal- hal lain selama bulan puasa ini,”katanya.(SPW)









