Beranda Berita Utama Warung Aneka Kambing Boerawa Kalikebo, Sajikan Tongseng Balungan Kesukaan SBY

Warung Aneka Kambing Boerawa Kalikebo, Sajikan Tongseng Balungan Kesukaan SBY

33
0

KLATEN, TERASMEDIAGO.ID – Klaten mempunyai potensi kuliner yang sangat banyak, salah satunya warung Aneka Kambing Boerawa (AKB) yang berada di Jalan Bawukan, Desa Kalikebo, Kecamatan Trucuk, Klaten, Jawa Tengah.

Kuliner olahan kambing ini tergolong pendatang baru, yaitu mulai beroperasi awal Januari 2026. Meskipun masih baru, banyak pembeli yang cocok dengan cita rasanya.

Menurut pemilik warung, Didik Hariyanto (44) di warung ini menyajikan menu sate lapis, sate klathak, sate kecap, tongseng daging, tongseng jeroan, tongseng balungan, thengkleng kepala-kaki, paha bakar, dan sebagainya.

“Warung ini buka setiap hari pukul 09.00 pagi sampai malam pukul 22.00, dibantu delapan karyawan. Menu yang paling diminati pengunjung yaitu tongseng balungan,” jelas Didik.

Perihal tongseng balungan, Didik cukup berbangga hati. Karena salah satu penggemar masakan ini adalah Presiden RI ke 6 yaitu SBY. Kok bisa?

Ternyata warung AKB 2 ini cabang dari AKB 1 yang berada di dekat menara TVRI Pacitan yang sudah ada sejak 1,5 tahun yang lalu.

“Pak SBY kalau kondur ke Pacitan, selalu mampir menikmati tongseng balungan di warung kami, alhamdulilah beliaunya cocok dengan cita rasanya,” ujar Didik.

Apabila Didik kembali mengelola AKB 1 Pacitan, warung di Kalikebo dibawah pengawasan karyawan dan ibundanya, Triyani, seorang pensiunan guru yang masih bugar.

Karena berada di jalur yang strategis, pembelinya berasal dari Pedan, Cawas, Bayat, Sukoharjo, dan lain-lain.

Salah seorang pembeli, Endang warga Nguter, Sukoharjo, mengaku kebetulan lewat di depan warung AKB bersama suami dan anaknya.

Mereka memilih menu tongseng balungan, tongseng daging, dan sate.

“Kami baru pertama kali datang di warung ini, rasa tongseng balungan enak pedes, bumbunya terasa banget, harganya murah Rp20.000 per porsi,” kata Endang tersenyum.

Pembeli lain, Zarfan dari Wonosari, mengaku pesan thengkleng kepala kambing.

“Rasanya maknyus, tekstur dagingnya empuk, moprol. Tidak ada bau prengus, sangat rekomended,” ucap Zarfan.

Yang membedakan dari warung olahan kambing lainnya, untuk menu sate, di sini ada saos kacangnya.

“Awalnya dari peternakan kambing kami di Malang. Di sana, kami sudah sangat terbiasa dengan sate kambing saos kacang, kalau di sini kan rata-rata sate ayam yang ada saos kacangnya. Lalu kami adopsi di sini, ternyata banyak yang suka,” lanjut Didik.

Sampai bisa membuka 2 warung olahan kambing, Didik mengaku suka memasak sejak remaja. Lalu dirinya beternak kambing jenis boer (pedaging). Kambing jenis ini lebih banyak dagingnya dan lebih empuk.

Selanjutnya, dirinya memasok bahan baku tersebut ke berbagai warung olahan kambing. Namun karena produksi kambingnya melimpah, ia akhirnya membuka warung sendiri.

“Saya sejak masih remaja suka memasak, trial and error. Saya juga belajar memasak olahan daging kambing, sehingga tidak kagok saat membuka warung AKB 1 maupun AKB 2 ini,” kata Didik.

Di warung AKB 2 Kalikebo ini, selain menerima pembeli secara reguler, pihaknya juga menerima pesanan untuk berbagai acara maupun aqiqoh. Dirinya dibantu 8 karyawan dalam mengelola usaha ini.

Untuk harga cukup terjangkau. Tongseng balungan per porsi Rp20.000, thengkleng kepala kambing per satu kilo Rp100.000, sate klathak Rp30.000, tongseng daging Rp20.000, tongseng jeroan Rp15.000, paha bakar Rp150.000 per kilogram.(Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini