Beranda Berita Utama RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo dan SPPG Ajari Pola Hidup Sehat dengan Mencuci...

RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo dan SPPG Ajari Pola Hidup Sehat dengan Mencuci Tangan

27
0

SUKOHARJO, TERASMEDIAGO.ID- Ratusan siswa SDN 3 Jetis Sukoharjo, Jawa Tengah, menerima edukasi cara mencuci tangan yang baik dan benar dari pihak RS Muhammadiyah Sukoharjo yang berkolaborasi dengan dapur SPPG Sukoharjo 2, Kamis (16/04/2026).

Kegiatan berlangsung selama kurang lebih satu jam, dimulai jam 9.00 sampai jam 10.00 WIB. Semua siswa dari kelas 1 sampai kelas 6, berkumpul dalam satu ruangan.

Direktur RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo, dr Resita Lukitawati menjadi pemateri di hadapan siswa, tentang betapa pentingnya cuci tangan sebelum makan.

Apalagi, saat ini siswa setiap hari menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG), jadi harus dipastikan tangan semua siswa harus bersih.

“Anak-anak kan banyak aktivitasnya, sering memegang pensil, memegang daun pintu, buku, bermain dengan teman, dan lain-lain. Jadi, banyak kuman yang menempel. Sehingga edukasi cuci tangan dengan baik dan benar yaitu menggunakan air dan sabun, sangat penting,” ujar Resita.

Dipandu pemateri dari RS Muhammadiyah Sukoharjo, para siswa berjajar antri untuk praktek mencuci tangan menggunakan air dan sabun di halaman sekolah.

“Ada enam langkah dalam mencuci tangan dengan air dan sabun. Diawali dari menggosok punggung tangan, sela-sela jari hingga telapak tangan. Dengan kebiasaan yang baik ini, anak akan terbentuk dengan sendirinya,” kata Resita.

Resita juga menjelaskan di hadapan siswa, bila saat makan tidak diawali dengan mencuci tangan terlebih dahulu.

“Tangan itu kan banyak bakterinya, karena kita ini banyak aktifitas. Bahayanya, bakteri bisa masuk ke dalam perut saat menyantap makanan dengan tangan. Nah, bakteri ini bisa mati bila tangan dicuci dengan air dan sabun,” tambah Resita.

Selain itu, Resita juga mengedukasi anak-anak, agar mengkonsumsi makanan yang bergizi. Hal itu sangat penting untuk tumbuh kembang anak.

“Yang anak-anak tidak suka sayur, harus dibiasakan makan sayur. Asupan gizinya diperhatikan betul, untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak,” lanjut Resita.

Kepala dapur SPPG Sukoharjo 2, Ade Jefri Widyatama, pihaknya melayani 2.700 siswa dan guru penerima manfaat, yang tersebar di berbagai sekolah.

Terkait edukasi mencuci tangan dengan air dan sabun, Ade menilai hal itu sangat penting.

“Karena, bila ada siswa sakit perut, bukan hanya berasal dari menu MBG, bisa jadi karena siswa lupa mencuci tangan dengan air dan sabun,” ucap Ade.

Semula, SPPG Sukoharjo 2 ini melayani 3300 penerima manfaat. Karena kuota dibatasi, dikurangi menjadi 2.700 siswa dan guru.

Selama SPPG Sukoharjo 2 beroperasi sejak 9 Oktober 2025, lanjut Ade, belum ada penerima manfaat yang komplain. Karena setiap hari menu yang disajikan selalu variatif, sehingga para siswa senang.

Kepala Sekolah SDN 2 Jetis, Sukoharjo, Ruwiyatun, sangat mengapresiasi kegiatan edukasi mencuci tangan yang baik dan benar dari RS Muhammadiyah Sukoharjo serta dapur SPPG 2 Sukoharjo ini.

“Dengan edukasi mencuci tangan dengan air dan sabun, serta edukasi pentingnya makan bergizi untuk anak-anak, pola hidup anak mulai berubah untuk selamanya. Sehingga pola hidup bersih dan sehat bisa dijalankan,” kata Ruwiyatun.

Untuk intern sekolah, setiap hari para guru selalu mengingatkan siswa untuk mencuci tangan terlebih dahulu, sebelum menyantap MBG.

Salah seorang siswa, Isnan Fajri, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Dirinya merasa diingatkan kalau pola hidup bersih dan sehat itu penting.

“Tadi ada pelajaran tentang pentingnya mencuci tangan dengan air dan sabun, karena tangan ini banyak bakterinya, harus dihilangkan dengan mencuci tangan sebelum makan MBG,” kata siswa kelas 5 ini.

Untuk SDN 3 Jetis ini, penerima manfaat MBG ada total 126 siswa dan guru.

Dengan edukasi ini, diharapkan selain diterapkan untuk siswa itu sendiri, juga bisa ditularkan untuk teman-temannya di luar sekolah maupun saudaranya. (Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini