Beranda Berita Utama PT Danrilis Siapkan Lahan Pertanian untuk Karyawan Pensiun, Pemkab Sukoharjo Mendukung Penuh

PT Danrilis Siapkan Lahan Pertanian untuk Karyawan Pensiun, Pemkab Sukoharjo Mendukung Penuh

20
0

SUKOHARJO,TERASMEDIAGO.ID – Langkah jitu diambil PT Danrilis Sukoharjo, Jawa Tengah, untuk karyawannya yang memasuki masa pensiun. Pihak perusahaan mempunyai program pelatihan pertanian.

Ada lahan seluas 37 hektar yang sudah dipersiapkan, untuk ditanami berbagai komoditas pertanian.

“Dari total 8000 tenaga kerja Danrilis, ada 150 karyawan yang kami arahkan untuk mengelola lahan pertanian tersebut. Dalam satu tahun, ada sekitar 1000 karyawan yang memasuki masa pensiun,” ujar Harrison Silaen, Direktur Umum PT Danrilis, Jumat (17/04/2026).

Dalam pelatihan tersebut, pihaknya mendapat dukungan penuh dari Pemkab Sukoharjo, dalam hal ini Dinas Pertanian dan Perikanan (Disnakan) serta Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja.

Dalam mengelola lahan pertanian, karyawan tersebut tetap menerima gaji dari perusahaan. Selanjutnya, hasil panen dijual kepada para karyawan dengan harga di bawah pasaran.

“Tujuan kami bukan profit, tetapi membantu mengarahkan karyawan agar tetap beraktifitas meskipun kelak sudah pensiun,” ucap Harrison.

Program tersebut diharapkan tidak sekedar sebagai ajang pelatihan saja, namun lebih dari itu.

PT Danrilis berencana akan mengembangkan menjadi kawasan terpadu sebagai lokasi agrowisata edukatif, yang di dalamnya mencakup pertanian, perikanan, dan peternakan.

“Saat ini komoditas yang sudah panen ada sayur mayur, antara lain terong,” tambah Harrison.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Sukoharjo, Bagas Windaryatno menilai, program PT Danrilis sangat bagus.

Hal tersebut sejalan dengan program pemerintah yang mendorong usaha ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

“Apa yang dilakukan PT Danrilis dalam menyiapkan masa pensiun bagi karyawannya sangat bagus, hal tersebut sejalan dengan program pemerintah yang mendorong swasembada pangan, sehingga Pemkab Sukoharjo sangat mendukung penuh program tersebut,” tegas Bagas.

Bentuk dukungan tersebut berupa pemberian bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti traktor dan drone, serta pendampingan melalui tenaga penyuluh pertanian.

“Ini bentuk sinergitas yang bagus dalam mengembangkan pertanian modern. Saat ini tren pertanian berbasis teknologi semakin menjanjikan,” ujar Bagas.

Bagas menegaskan, selain menyediakan tenaga penyuluh pertanian, pihaknya juga siap mengerahkan para petani milenial yang mampu mengelola greenhouse dan pertanian modern. Langkah ini semakin memperkuat program yang sudah berjalan.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Sukoharjo, Setyo Aji Nugroho mengatakan program yang dijalankan PT Danrilis merupakan bentuk implementasi dari kewajiban perusahaan sebagaimana diatur dalam regulasi ketenagakerjaan.

Perusahaan mempunyai kewajiban menyiapkan masa pensiun karyawan, baik melalui pelatihan maupun konseling.

Langkah yang dijalankan PT Danrilis, ia nilai sebagai bukti nyata yang bisa ditiru perusahaan lain.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting, untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan ke depan,” kata Aji.

Dengan kolaborasi yang baik antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat, akan menciptakan ekosistem yang saling mendukung.

Hal ini akan berdampak positip pada ketahanan ekonomi dan pangan daerah.(Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini