Beranda Berita Utama Belasan Driver Ambulans Mendatangi SPBU Troketon, Dipicu Salah Paham

Belasan Driver Ambulans Mendatangi SPBU Troketon, Dipicu Salah Paham

39
0

KLATEN, TERASMEDIAGO.ID – Kesalahpahaman antara driver ambulans dan karyawan SPBU 44.574.38 di Jalan Troketon – Pedan kini sudah berdamai. Masing-masing pihak sudah menyadari kesalahannya. Sehingga masalah ini dianggap sudah rampung.

Demikian dijelaskan Kapolsek Pedan, AKP Nyoto yang ikut memfasilitasi mediasi tersebut.

Dijelaskan AKP Nyoto, awalnya relawan driver ambulans RSU Mitra yang bernama Gumilang Deni, sekitar pukul 12.00 WIB hari Sabtu (19/9/2026) antre mengisi BBM pertalite di SPBU Pertamina Troketon.

Namun, operator SPBU mengatakan kalau tangki pertalite untuk antrian mobil, mengalami trouble dan sudah terpasang plang pemberitahuan tersebut. Trouble terjadi sekira jam 12.00 – 13.00 WIB.

Namun relawan tersebut melihat, antrean untuk sepeda motor tetap dilayani.

“Saat kejadian, tangki pertalite untuk mobil sedang trouble. Namun operator tetap melayani untuk antrean sepeda motor,” jelas AKP Nyoto, saat dikonfirmasi, Sabtu malam (19/9/2026).

Pihak operator menyarankan driver untuk berkoordinasi ke Supervisor SPBU yang sedang berada di dalam kantor. Namun saat driver masuk ke kantor, supervisor tidak mendengar saat dipanggil karena sedang makan.

Setelah itu, driver membuat story wasap dan mengirimnya ke grup relawan ambulans.

Dalam waktu singkat, keluhan driver direspon cepat para relawan. Sekira 15 mobil ambulans mendatangi lokasi.

Dalam mediasi tersebut dijelaskan, bahwa pihak SPBU Troketon ingin menjelaskan bahwa mobil ambulans akan diprioritaskan isi BBM Pertamax dengan harga Pertalite. Namun driver sudah terlanjur pergi dan mengabarkan ke grup.

Setelah ada aksi penggerudukan ke SPBU, pihak terkait dimediasi untuk mengurai kesalahpahaman tersebut.

“Kedua belah pihak sudah saling memaafkan, masalah sudah clear. Semoga kejadian ini sebagai pembelajaran untuk kita semua,” ujar AKP Nyoto.

Selain Kapolsek Pedan, turut hadir dalam mediasi tersebut yaitu Relawan driver ambulans RSU Mitra Pedan Gumilang Deni, Supervisor SPBU Aisyah Nur Khasanah, Ketua Relawan Ambulan Klaten Husni Thamrin, Ketua Relawan Ambulan Pedan Roni Eka Saputra, Kanit Intelkam Polsek Pedan Ipda Gunawan Wibowo, Kanit Reskrim Ipda Khoirul Akbar, dan lain-lain.

Dalam kesempatan tersebut, Husni Thamrin menyayangkan adanya peristiwa tersebut.

“Seharusnya mobil ambulans mendapat prioritas dalam kondisi apapun. Semoga hal ini tidak terulang kembali,” tandasnya. (Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini